Indo Warta

Jumat, 14 Agustus 2026

Bukit Cinta hingga Seruni Point Terancam, Satgas Kerahkan 1.500 Personel

 


PROBOLINGGO – Hampir 1.500 personel bersama masyarakat terus dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Di bawah koordinasi Komandan Sektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., operasi pemadaman dilakukan melalui penguatan personel darat dan dukungan water bombing.


Perkembangan situasi menunjukkan api di kawasan Bukit Cinta telah merambat menuju Bukit Kingkong dan sekitar Seruni Point. Kondisi tersebut mendapat perhatian khusus karena medan yang sulit, vegetasi kering, serta hembusan angin berpotensi menyebabkan api kembali berpindah. Tim di lapangan terus melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru.


Danrem mengatakan pengendalian Karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur. “Personel saat ini bersama masyarakat hampir 1.500 orang. Kita akan terus menyesuaikan perkembangan dan mengejar target pemadaman sesuai rencana,” ujarnya. Kekuatan tersebut dibagi untuk melaksanakan pemadaman, pendinginan, patroli, pemantauan, serta pengamanan di sejumlah lokasi rawan.


Untuk titik yang tidak memungkinkan dijangkau secara optimal melalui jalur darat, operasi water bombing kembali dilakukan. Sedikitnya tiga sorti penerbangan helikopter telah dilaksanakan hingga pagi hari. Operasi udara tersebut diarahkan untuk membantu menjangkau titik api yang berada di lereng dan kawasan berketinggian, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan.


Selain memadamkan api, tim juga terus memantau hotspot yang dapat menjadi sumber munculnya titik api baru. Danrem mengingatkan bahwa kondisi kawasan yang kering membuat upaya pendinginan dan pemantauan harus dilakukan secara berkelanjutan. “Kita tidak hanya mengejar api yang terlihat, tetapi juga harus memastikan tidak ada titik panas yang kembali berkembang,” katanya.


Luasan kawasan terdampak sementara diperkirakan telah mencapai lebih dari 900 hektare dan masih terus diperbarui berdasarkan perkembangan di lapangan. Korem 083/Baladhika Jaya bersama seluruh unsur Satgas Karhutla berkomitmen mempertahankan operasi secara terpadu sampai situasi benar-benar terkendali. Keselamatan personel, masyarakat, dan kelestarian kawasan TNBTS menjadi prioritas dalam setiap langkah penanganan. :::

Rabu, 12 Agustus 2026

Danrem 083/Bdj Pastikan Komando Satu Pintu Kendalikan Karhutla Bromo, Pemerintah Pusat Perkuat Dukungan

 


PROBOLINGGO – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus diperkuat. Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., selaku penanggung jawab sekaligus Komandan Sektor Penanganan Karhutla wilayah Korem 083/Bdj, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Pratikno dan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto meninjau langsung penanganan Karhutla di kawasan Bromo, Selasa (11/8/2026).


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Pusat memastikan penanganan Karhutla berjalan cepat dan efektif sekaligus melihat langsung kondisi medan yang dihadapi personel di lapangan. Setibanya di Posko Pengendalian Karhutla TNBTS, rombongan menerima paparan Danrem mengenai perkembangan situasi, kondisi titik api, langkah pemadaman, hingga strategi mencegah kebakaran meluas.


Usai paparan, Danrem bersama rombongan meninjau kawasan Bukit Bantengan–Padang Savana di wilayah Kabupaten Probolinggo. Peninjauan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai karakter medan, kondisi vegetasi, serta tantangan yang dihadapi personel gabungan dalam melakukan penanganan Karhutla di kawasan konservasi tersebut.


Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB mengingatkan bahwa periode Agustus hingga Oktober perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi terjadi kondisi kering yang meningkatkan risiko Karhutla. Seluruh sumber daya yang tersedia diminta dioptimalkan, termasuk flexible tank, tangki air, pompa, serta dukungan logistik lainnya untuk memperkuat kemampuan penanganan di lapangan.


Menko PMK juga menekankan pentingnya memperkuat pencegahan dengan melibatkan seluruh komponen, termasuk masyarakat dan wisatawan. Keselamatan petugas, relawan, dan masyarakat menjadi prioritas, sementara langkah mitigasi hingga pemulihan wilayah terdampak harus dipersiapkan sejak awal.


Sejalan dengan arahan tersebut, Danrem menegaskan bahwa Korem 083/Bdj bersama seluruh unsur Satgas Karhutla terus memperkuat patroli, deteksi dini, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi lintas sektor. Menurutnya, penanganan Karhutla tidak boleh berhenti pada pemadaman, tetapi harus mencakup pencegahan hingga pemulihan wilayah terdampak.


“Kami pastikan mekanisme komando satu pintu berjalan dengan baik. Seluruh perkembangan di lapangan harus segera dilaporkan sehingga keputusan dapat diambil secara cepat, tepat, dan terukur. Seluruh sumber daya yang ada akan kami optimalkan untuk keselamatan personel, masyarakat, dan kelestarian kawasan TNBTS,” tegas Danrem.


Dalam kunjungan tersebut, BNPB juga menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dan sejumlah peralatan pendukung penanganan Karhutla yang diterima langsung oleh Danrem selaku Komandan Sektor. Dukungan tersebut akan memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi kondisi lapangan yang dinamis.


Danrem memastikan seluruh unsur akan terus bergerak secara terpadu menghadapi potensi Karhutla, termasuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah rawan lainnya. Dengan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, pengelola kawasan, relawan, dan masyarakat, penanganan diharapkan semakin efektif sekaligus mampu mencegah munculnya bencana serupa. :::

Selasa, 11 Agustus 2026

Patroli Dharma Dewata Jaring 66 WNA, Pelanggaran Didominasi Penyalahgunaan Izin Tinggal

 


DENPASAR – Selama sepekan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali kembali menjaring 66 Warga Negara Asing (WNA) dari 27 negara yang terindikasi melakukan pelanggaran keimigrasian. Penindakan tersebut merupakan hasil Patroli Keimigrasian Dharma Dewata yang terus digencarkan di wilayah kerja Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Denpasar, Singaraja, Klungkung, dan Tabanan.


Seiring meningkatnya jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing, Satgas Patroli Dharma Dewata hadir tidak hanya untuk memperketat pengawasan, tetapi juga memberikan respons cepat (quick response) terhadap berbagai potensi gangguan ketertiban umum. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan angka pelanggaran oleh WNA sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta memastikan Bali tetap aman dan kondusif, baik bagi masyarakat maupun wisatawan internasional.


Dalam pelaksanaannya, Satgas Patroli Dharma Dewata menemukan berbagai modus operandi dan bentuk pelanggaran hukum. Pelanggaran tersebut didominasi oleh penyalahgunaan izin tinggal sebanyak 24 WNA, tinggal melebihi batas waktu izin tinggal atau overstay sebanyak 20 WNA, serta pelanggaran yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketertiban umum sebanyak 22 WNA.


Selama operasi berlangsung, petugas memanfaatkan sistem data digital terintegrasi untuk melakukan validasi dokumen secara efisien. Selain itu, petugas juga menyambangi pelaku usaha dan pengelola penginapan guna memberikan edukasi mengenai kewajiban pelaporan orang asing melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).


Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menegaskan bahwa patroli tersebut merupakan bentuk konsistensi Imigrasi dalam menjaga keamanan wilayah Bali.


“Pengawasan berbasis digital terbukti efektif mendeteksi potensi pelanggaran lebih cepat dan tepat sehingga membatasi ruang gerak orang asing yang bermaksud melanggar aturan,” ujar Felucia.


Terkait prosedur penindakan, Felucia menginstruksikan seluruh personel di lapangan agar tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.


“Dalam setiap operasi, saya menekankan agar seluruh personel bekerja secara profesional dan menghindari penyalahgunaan wewenang, melakukan pengawasan secara humanis, namun tetap tegas dan terukur sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” tegasnya.


Lebih lanjut, Felucia mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pengawasan dengan melaporkan setiap indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing melalui kanal resmi yang tersedia.


Satgas Patroli Dharma Dewata akan terus bergerak dan bekerja untuk mewujudkan stabilitas keamanan di Pulau Dewata. Sinergi dan kolaborasi antarinstansi, serta peran aktif seluruh lapisan masyarakat, dinilai akan memberikan kontribusi besar dalam pelaksanaan penegakan hukum keimigrasian.


“Jika menemukan WNA yang mengganggu ketertiban atau ada indikasi melanggar hukum, silakan laporkan kepada kantor imigrasi terdekat. Ini sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, di mana kami hadir bersama masyarakat untuk menjaga kedaulatan dan ketenteraman lingkungan kita bersama,” tutup Felucia. :::

Senin, 10 Agustus 2026

Cek Kesiapan Penanganan Karhutla Bromo, Danrem 083/Bdj Tekankan Kecepatan dan Kewaspadaan

 


Probolinggo – Kesiapsiagaan personel menjadi perhatian utama Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., saat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Bromo, Minggu (9/8/2026).


Didampingi Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yudo, Danrem melihat langsung kondisi kawasan serta kesiapan personel yang berada di lapangan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan setiap unsur memahami perkembangan situasi dan mampu mengambil langkah secara cepat apabila terjadi perubahan kondisi.


Menurut Danrem, penanganan karhutla membutuhkan kewaspadaan yang konsisten. Personel tidak hanya dituntut siap ketika api muncul, tetapi juga harus mampu melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi sumber penyebaran kebakaran.


“Kita harus selalu siap. Perkembangan situasi harus dipantau dan setiap potensi harus segera diantisipasi. Kecepatan dan koordinasi di lapangan sangat penting untuk mencegah kebakaran berkembang lebih luas,” ujar Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus.


Danrem mengapresiasi kerja keras personel Kodim 0820/Probolinggo bersama unsur terkait yang terus berada di lapangan. Ia menekankan agar kesiapsiagaan tetap dijaga dengan mengedepankan keselamatan personel serta efektivitas penanganan.


Kehadiran langsung Danrem di kawasan Bromo menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap penanganan karhutla sekaligus memastikan dukungan Korem 083/Baladhika Jaya berjalan optimal. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan konservasi dan melindungi lingkungan dari ancaman kebakaran. :::

Jumat, 07 Agustus 2026

WN Tiongkok Ketahuan Beraktivitas Tak Sesuai Visa, Imigrasi Ponorogo Lakukan Deportasi

 


PONOROGO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI (Kantor Imigrasi) Ponorogo mendeportasi 1 (satu) warga negara (WN) Tiongkok berinisial DY (Lk) melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya, Kamis (06/08/2026).


DY diketahui berada di Indonesia menggunakan Visa on Arrival yang berlaku hingga 28 Agustus 2026. Sesuai ketentuan, izin tinggal tersebut diperuntukkan bagi kegiatan seperti wisata, kunjungan keluarga, ataupun transit.


Namun, saat petugas Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Ponorogo melakukan pengawasan lapangan di salah satu perusahaan di wilayah Kabupaten Ponorogo, DY ditemukan sedang melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan peruntukan izin tinggal yang dimilikinya.


Atas tindakan tersebut, DY patut diduga melanggar Pasal 122 huruf a juncto Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian sehingga dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi.


Pendeportasian terhadap DY merupakan bentuk komitmen tegas Kantor Imigrasi Ponorogo dalam menegakkan hukum keimigrasian. Dalam pelaksanaannya, Tim Inteldakim melakukan pengawalan melekat terhadap DY sejak keberangkatan dari Kantor Imigrasi Ponorogo hingga yang bersangkutan naik ke atas pesawat menuju Tiongkok.


Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, mengimbau kepada seluruh warga negara asing (WNA) untuk mematuhi peraturan keimigrasian yang berlaku serta memastikan setiap kegiatan yang dilakukan sesuai dengan izin tinggal yang dimiliki.


Melalui pengawasan yang berkesinambungan dan penegakan hukum yang tegas, Kantor Imigrasi Ponorogo berkomitmen menjaga tertib administrasi keimigrasian serta mendukung terwujudnya keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Hal ini selaras dengan pernyataan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menegaskan komitmen jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum keimigrasian sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban dapat terus terjaga.


“Tindakan tegas ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan memastikan setiap orang asing yang berada di Indonesia, khususnya di wilayah kerja Kantor Imigrasi Ponorogo, mematuhi seluruh aturan yang berlaku,” jelas Anggoro Widy Utomo.(*)


Selasa, 04 Agustus 2026

Sambut HUT ke-81 RI, Korem 083/Baladhika Jaya Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

 


Malang – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Korem 083/Baladhika Jaya mulai menggelorakan semangat nasionalisme melalui berbagai persiapan di lingkungan satuan. Mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur", Korem 083/Bdj berkomitmen menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana memperkuat persatuan, meningkatkan semangat pengabdian, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Menyambut bulan kemerdekaan, suasana Merah Putih mulai menghiasi lingkungan Makorem 083/Baladhika Jaya dan satuan jajaran. Penataan kawasan, pemasangan umbul-umbul, spanduk, baliho, serta berbagai ornamen bernuansa kemerdekaan dilakukan untuk membangun atmosfer nasionalisme sekaligus mengingatkan kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat persatuan serta menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.


"Hari Kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta mengisi kemerdekaan melalui karya, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tegas Danrem.


Selain mempersiapkan suasana kemerdekaan di lingkungan satuan, Korem 083/Baladhika Jaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, maupun fasilitas umum, menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat semangat gotong royong, serta terus memelihara persatuan dan kesatuan bangsa. Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bersama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, dan semakin maju sesuai cita-cita para pendiri bangsa. :::

Senin, 03 Agustus 2026

Imigrasi Ponorogo Raih Enam Penghargaan Bergengsi dari Kanwil Ditjen Imigrasi Jatim

 


MALANG – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih enam penghargaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Semester I Tahun 2026 yang digelar di Hotel Golden Tulip, Malang, Jumat (31/7/2026).


Kegiatan Anev tersebut dihadiri para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi se-Jawa Timur. 


Selain menjadi forum evaluasi capaian organisasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyusun langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pengawasan, serta tata kelola keimigrasian pada semester berikutnya.
Enam penghargaan yang diterima langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, merupakan bentuk apresiasi atas capaian kinerja pada berbagai aspek pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian selama Semester I Tahun 2026.


Adapun penghargaan yang diraih meliputi Terbaik I Pengelola Kehumasan, Terbaik I Kinerja Penegakan Hukum Paling Produktif Kategori Pro Justisia, Terbaik I Pelayanan Publik, Terbaik I Tata Kelola Reformasi Birokrasi, Terbaik II Satuan Kerja Layanan SDM dengan Zero Berkas Tidak Sesuai, serta Terbaik III Pengelola Barang Milik Negara (BMN).
Prestasi tersebut mencerminkan komitmen Kantor Imigrasi Ponorogo dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, memperkuat tata kelola organisasi yang akuntabel, mengoptimalkan pengelolaan aset negara, membangun komunikasi publik yang efektif, transparan, dan partisipatif, serta melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian secara profesional.


Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menyampaikan apresiasi kepada satuan kerja yang berhasil meraih penghargaan. Ia juga berpesan agar prestasi tersebut dapat dipertahankan, sementara UPT yang belum memperoleh penghargaan diharapkan terus meningkatkan kinerjanya.


Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian.


"Enam penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada Kantor Imigrasi Ponorogo. Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas hasil kerja kami, namun juga menjadi amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan keimigrasian, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Anggoro.


Sejalan dengan semangat "Imigrasi untuk Rakyat", Kantor Imigrasi Ponorogo berkomitmen menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola organisasi, serta memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Sabtu, 01 Agustus 2026

Penutupan SPPI 2026 di Malang, Danrem 083/Bdj Perkuat Sinergi Cetak SDM Penggerak Pembangunan

  


Malang – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menghadiri upacara penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Tahun 2026 yang dipimpin Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., di Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya, Kota Malang, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sebagai penggerak pembangunan nasional yang dimulai dari desa.


Sebanyak 669 peserta resmi menyelesaikan pendidikan dan akan mengemban tugas mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai wilayah Indonesia. Mereka dipersiapkan menjadi motor penggerak pembangunan yang mampu mengoptimalkan potensi daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.


Dalam amanat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI yang dibacakan Pangdam V/Brawijaya, ditegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang tepat, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan mengelola potensi lokal secara profesional. Selama mengikuti diklat, para peserta dibekali pengetahuan tentang tata kelola kelembagaan, manajemen pemberdayaan masyarakat, kepemimpinan, hingga nilai-nilai bela negara sebagai bekal menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.


Rangkaian penutupan berlangsung khidmat dan ditandai dengan parade defile para lulusan di hadapan jajaran pejabat Kodam V/Brawijaya serta unsur pemerintah daerah. Kehadiran Danrem 083/Baladhika Jaya bersama para pemangku kepentingan mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung lahirnya generasi penggerak pembangunan yang siap membawa perubahan positif di daerah.


Keikutsertaan Danrem 083/Baladhika Jaya dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen Korem 083/Bdj untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi kerakyatan. Melalui kolaborasi yang erat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan para lulusan SPPI mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan desa-desa yang semakin mandiri, produktif, dan sejahtera sebagai fondasi Indonesia yang lebih maju. :::

Minggu, 26 Juli 2026

Perindo Bali Perkuat Konsolidasi Bangli Jelang Verifikasi Partai Politik

 


Bangli – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Bali terus mengintensifkan konsolidasi organisasi menjelang tahapan verifikasi partai politik. Kali ini, Roadshow DPW Perindo Bali menyambangi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Bangli yang digelar di Water Boom Sidembunut (WBS), Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput sekaligus memastikan kesiapan menghadapi verifikasi administrasi dan faktual.


Kegiatan dihadiri langsung Ketua DPW Partai Perindo Bali I Ketut Putra Ismaya Jaya (Jro Bima) bersama jajaran pengurus DPW, di antaranya Sekretaris Wilayah I Nyoman Karta Widnyana, S.H., Bendahara DPW I Gde Sucahya Jaya, Wakil Ketua II DPW I Made Dharmayasa, serta pengurus dan kader DPD Partai Perindo Kabupaten Bangli.


Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Bangli I Gusti Ngurah Sujana Putra (Ajik Blader) menyampaikan bahwa kepengurusan DPD Bangli telah terbentuk secara resmi dan telah memiliki Surat Keputusan (SK). Saat ini, pihaknya juga tengah menyelesaikan pembentukan kepengurusan di tingkat DPC untuk segera diajukan pengesahannya.


"Kami berkomitmen membangun organisasi yang kuat hingga tingkat kecamatan agar mampu menjalankan amanah partai dan mencapai target yang telah ditetapkan. Kami juga mengajak seluruh pengurus tetap solid dan bersemangat membesarkan Partai Perindo di Kabupaten Bangli," ujarnya.


Sementara itu, Sekretaris Wilayah DPW Perindo Bali, I Nyoman Karta Widnyana, S.H., menegaskan bahwa seluruh DPD harus mempersiapkan berbagai persyaratan yang berkaitan dengan verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual.

Ia mengingatkan pentingnya memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam kepengurusan, memperkuat basis keanggotaan dengan target sedikitnya 1.000 anggota atau sesuai ketentuan satu per seribu jumlah penduduk, serta memastikan pembentukan kepengurusan tidak berhenti di tingkat DPC, tetapi berlanjut hingga tingkat DPRt.


"Persiapan organisasi harus dilakukan secara menyeluruh agar ketika tahapan verifikasi dimulai, seluruh persyaratan sudah terpenuhi dengan baik," tegasnya.


Puncak kegiatan diisi dengan orasi politik Ketua DPW Partai Perindo Bali I Ketut Putra Ismaya Jaya (Jro Bima) yang menekankan pentingnya membangun politik yang santun, beretika, dan menghormati seluruh elemen masyarakat.

Kader Perindo diharapkan mampu menjaga jati diri partai dengan bergerak secara tulus melalui semangat ngayah dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengurus Partai Perindo juga diharapkan lebih memberi perhatian serius terhadap pengembangan UMKM lokal melalui kolaborasi di setiap tingkatan organisasi.


Perindo Bali harus menjadi partai yang hadir langsung di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik.


"Keberadaan Partai Perindo harus mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Kita ingin dikenal karena kerja nyata, pelayanan, dan kepedulian kepada rakyat," tegas Jro Bima.


Dalam arahannya, Jro Bima juga mengungkapkan bahwa DPW Partai Perindo Bali tengah mempersiapkan pembentukan Tim Hukum Perindo yang nantinya akan memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan.


Ia menegaskan seluruh kader tidak perlu takut mengembangkan partai dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal.


DPW Perindo Bali siap memberikan pendampingan apabila kader menghadapi berbagai bentuk intimidasi dalam menjalankan aktivitas organisasi.


"Kita bekerja berdasarkan hati nurani, penuh ketulusan dan keikhlasan. Saya yakin setiap perjuangan yang dilakukan dengan niat baik akan memperoleh anugerah terbaik," katanya.


Rangkaian Roadshow DPW Perindo Bali di Bangli ditutup dengan penyerahan satu unit Mobil Operasional Kemanusiaan (Ambulans Perindo) kepada DPD Partai Perindo Kabupaten Bangli untuk mendukung kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan. :::

Sabtu, 25 Juli 2026

Kunjungi Yonif 527/BY, Danrem 083 Ajak Prajurit Tingkatkan Disiplin dan Kesiapan Satuan

 


Lumajang – Upaya memperkuat pembinaan personel terus dilakukan Korem 083/Baladhika Jaya. Salah satunya melalui kunjungan kerja Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan ke Markas Yonif 527/Baladibya Yudha, Kabupaten Lumajang, untuk memberikan pengarahan kepada personel Komando Rumah (Korum).


Dalam kegiatan tersebut, Danrem mengajak seluruh personel untuk menjaga semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, serta mempertahankan kesiapan satuan melalui disiplin, pembinaan fisik, dan kepedulian terhadap keamanan pangkalan.


Menurut Danrem, setiap prajurit memiliki peran yang sama pentingnya dalam mendukung keberhasilan tugas satuan, baik yang sedang melaksanakan operasi maupun yang bertugas menjaga markas.


Melalui pengarahan tersebut, Korem 083/Baladhika Jaya menegaskan komitmennya untuk terus membangun kualitas sumber daya manusia yang profesional, tangguh, dan berkarakter, sehingga setiap satuan di jajaran Korem 083/Baladhika Jaya selalu siap menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done