Indo Warta: Banyuasin
Tampilkan postingan dengan label Banyuasin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyuasin. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Oktober 2018

Kapolres Banyuasin Pimpin Sertijab Jabatan Perwira Polres Banyuasin


BANYUASIN -  TRIBUNUS Sertijab Perwira tinggi di lingkungan Polres Banyuasin di gelar  di halaman Mapolres Banyuasin telah dilaksanakan kegiatan upacara Sertijab Wakapolres Banyuasin , Kasat Intelkam , Kapolsek Muara Padang dan Kapolsek Rantau Bayur.

Upacara Sertijab 4 ( empat ) Pejabat Polres Banyuasin tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem. S.Ik. Senin 29 Oktober 2018 sekira jam 08.00 Wib


Hadir dalam giat upacara Sertijab tersebut yaitu Para Pejabat Utama Polres Banyuasin, Kapolsek Jajaran, Para Perwira dan Seluruh Personil  Bintara Polres Banyuasin dan Polsek .

Kapolres Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem. SIK menerangkan. Untuk Jabatan Wakapolres Banyuasin dijabat Kompol M. Hadiwijaya ,ST menggantikan Kompol Arif Harsono , S.Ik.,MH yang mana mutasi sebagai Kasat Lantas Polresta Palembang, Kemudian AKP Tatang Yulianto, SH., S.Ik menjabat Kasat Intelkam Polres Banyuasin menggantikan AKP Eddy Putra Jaya, SH mutasi sebagai Kasat Intelkam Polres Lubuklinggau ,

Sedangkan AKP Burnani, SH menjabat sebagai Kapolsek Muara Padang menggantikan AKP Fettra Albert ,SH.,M.Si yang mutasi Ditreskrimum Polda Sumsel menjabat sebagai Panit 1 Unit Subdit 2 Ditreskrimum dan Iptu Halim Kesumo, SH menjabat Kapolsek Rantau Bayur Menggantikan Iptu Sumadiyono Yang Mutasi Sebagai Kasubbag Dalops Polres Banyuasin.



Saya ucapkan ribuan terima kasih kepada Waka polres banyuasin Arif  Hasono, atas pengabdianya dan jasa-jasanya sebagai waka polres banyuasin yang telah setia mendampingi saya. Tak lupa pula kami ucapkan untuk Kasat Intelkam, terimakasih banyak atas perjuangan dan pengabdian bapak selama pengamanan pilkada dan pengamanan di kabupaten Banyuasin. Untuk sumardiono kapolsek rantau bayur dan , kapolsek muara padang, kami juga ucapkan beribu terima kasih berkat perjuangan kalian wilayah Banyuasin yang kalian pimpin cukup aman dan kondusif." terangnya



Lanjut dia sertijab ini merupakan  Penyegaran dilingkungan polri, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.


Selamat datang bagi waka polres dan intelkam, selamat bergabung dan untuk kapolsek yang baru, selamat bertugas, kalian akan dibebankan untuk mengungkap kasus-kasus 3C dan narkoba yang belum terselesaikan, jadikan toga,toda dan tomas sebagai mitra anda di wilayah anda, buat masyarakat menjadi seaman mungkin, itu pesan saya" tutupnya.   (red/Rn/ sumber)



Pewarta : ro

Sabtu, 27 Oktober 2018

Karut Marut Pilkada Banyuasin Ciderai Demokrasi


Politik transaksional dan MoU Politik, la pemenangnya (pemilukada banyuasin 2018)


BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID - Politik transaksional dan MoU Politik, la PemenangNya (pemilukada banyuasin 2018) Pemilihan Umum Kepala Daera (pemilukada) di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan Suda mencederai Domokrasi Pancasila yang sama-sama kita ketahui Demokrasi Pancasila mempunyai 10 (sepuluh) asas pokok dimana sala-satunya menyatakan Demokrasi Terpimpin dimana Kedaulatan itu sepenuhnya di tangan Rakyat.


Kartel Politik, Terdapat penggelembungan suara yang dilakukan oleh Paslon No.5 Askolani dan Selamed Soemantono di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dikatakan oleh saksi Paslon nomor urut 3 yang diwakili Ismail Fauzih didampingi Adnan menyatakan keluar dari ruangan rapat KPU Banyuasin Rabu (4/7), setelah membeberkan pengelembungan suara di sejumlah TPS pada Pemilukada 27 Juli 2018 lalu.


Keterlibatan ASN dalam Prosesi Pilkada ini sangat dominan sumber dari bermacam-macam masala seperti many politik dan kecurangan yang lain seperti di tempat-tempat yg tertentu desa/lurah atau RT:RW Warga tidak dapat memberikan suaranya karena tidak adanya surat Undanga dari PPS dan KPPS.


Dan ada lagi waktu masi panjang warga masih banyak belum memilih namun KPPS nya suda umumkan masa pencoblosan suda berahir TPS di tutup,laluh banyak di temukan Satu TPS 500 hingga 800 mata pilih sementara setiap TPS hanya di perbolehkan hanya 350 suara dan itu suda pasti tidak mungkin melebihi karna sesuai data penduduk yang tinggal di tempat tsb.


“C1 yang Ber hologram mikrotes yang seharusnya dari TPS C1 yang berholongram tersebut suda terisi hasil dan perolehan secara rinci dari setiap tempat pemilihan suara (TPS) yang ada C1 yang berhologram tersebut dari TPS kosong belum terisih.


“Dengan cara Membongkar Kotak untuk mengisi C1 yang Ber hologram mikrotes sesuai dengan keinginan, hampir di 19 kecamatan kotak suara di buka secara diam diam oleh (oknum PPK) yang bukan pada waktunya dan wewenangnya yang bertujuan meruba hasi pemilihan.


Walk Out dilakukannya, setelah Ketua KPU Kabupaten Banyuasin Dahri tidak memberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan saksi Paslon nomor 3 Buya-Supartijo yakni Ismail Fauzih yang menyebut bahwa sejumlah TPS di wilayah Banyuasin telah terjadi pengelembungan suara hingga merugikan Paslon 1,2,3 dan 4 di Pemilukada Banyuasin.


Temuan Ismail, seperti di TPS 2 Desa Tanjung Kepayang Kecamatan Banyuasin III Paslon 1 =13, Paslon 2= 60, Paslon 3 =65, Paslon 4=106, Paslon 5=269, suara sah= 513 dan suara tidak sah =10 jumlah DPT=335, cadangan=8, DPT 343 dan suara Ilegal =180.

Selain itu, di TPS 3 Desa Saleh Jaya Kecamatan Air Salek bahwa Paslon 1=168, Paslon 2 =87, Paslon 3 =10, Paslon 4 = 9, Paslon 5 = 168, suara sah= 442, suara tidak sah=22, DPT=316, cadangan=8, DPT=324 dan suara ilegal =140.

“Karena tidak ditanggapi untuk apa kami mengikuti proses rekapitulasi perhitungan suara di KPU, sebab hasilnya tidak benar. Dari data Form C1 KWK disejumlah TPS cukup valid ditanda tangani saksi-saksi, disinyalir ada pengelembungan suara di TPS,”katanya.

Ditanya apakah Paslon nomor 3 Buya-Supartijo akan menggugat di Mahkamah Konstitusi (MK) adanya masalah ini. Ismail Fauzih belum bisa memastikan upaya yang akan ditindaklanjuti pihaknya kedepan.”Lihat saja nanti, upaya kami terkait hal ini,”ucapnya.

Ketua KPU Banyuasin Dahri belum bisa menjelaskan permintaan saksi Paslon nomor 3, untuk menanggapi hal itu. “Maaf saat ini masih dalam rapat pleno Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel. Jadi, saya belum bisa menanngapi,”katanya singkat seraya melanjutkan rapat pleno.

Pantauan dilapangan, perhitungan suara hanya dihadiri saksi paslon nomor 5, sedangkan tiga saksi Paslon lain diantaranya Paslon nomor 1,2 dan 4 tidak hadir,dikaranakan sudah mengetahui kalau pilkada banyuasin banyak kecurangan,mulai dari terlibatnya ASN yang di motori oleh pejabat Banyuasin,peraktek mony Politic sampai pada penggelembungan suara,”kata Kadir saksi paslon No.2 Arkoni dan Azwar Hamid.

Walau demikian suasana perhitungan suara di KPU Banyuasin berjalan aman dan kondusif. Setidaknya ada 500 personel Polri/TNI yang bersiaga mengamankan rapat pleno tersebut,walau tudak ada aksi demo dari 4 Paslon namun dipastikan 4 Paslon akan menempuh jalaur Hukum dikarnakan pilkada Banyuasin banyak mengarah pada pidana dan pelanggaran pemilu,(rn)

Ketua DPRD Banyuasin Resmi Dijabat Irian Setyawan


BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID - Jabatan Ketua DPRD Banyuasin akhirnya resmi dijabat oleh Irian Setyawan, SH, MSi dari Fraksi Golkar mengantikan Agus Salam yang mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Banyuasin pada Pilkada Banyuasin 2018.

Dimana proses pengambilan sumpah/janji oleh Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Imam Santoso, SH pada rapat paripurna istimewa di gedung Paripurna DPRD Banyuasin, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heryadi, SP, Rabu (30/5) Pukul 09.00 WIB.kemarin.

Penetapan Irian Setyawan sebagai Ketua DPRD Banyuasin tersebut berdasarkan SK Gubernur Sumsel 292/KPTS/V/2018 Tanggal 21 Mei 2018 yang dibacakan oleh Sekwan Dr Konar Zuber, SH disaat paripurna yang dihadiri Bupati SA Supriono, Sekda H Firmansyah, Anggota DPR RI Wasisa Bambang Oetoyo, Mantan Ketua DPRD Banyuasin H Agus Salam, Dandim Banyuasin, Kejari Pangkalan Balai, Kepala OPD dan Keluarga dari Irian Setiawan.

Bupati Banyuasin SA Supriono menyampaikan ucapan selamat atas diresmikannya Irian Setiawan sebagai Ketua DPRD Banyuasin. "Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja H Agus Salam selama memimpin DPRD Banyuasin,"katanya.

Terpisah, mantan Ketua DPRD Banyuasin Agus Salam berpesan bahwa sejumlah agenda yang belum diselesaikan seperti menyusun RAPBD 2019 diharapkan kepada ketua DPRD yang baru dapat bersinergi dengan anggota yang baru sehingga tugas-tugas kedepan dapat terselesaikan tepat waktu.

"Berharap dapat meneruskan tugas kegiatan yang sudah disusun dalam Banmus DPRD. Jadi, tugas berat ini saya berharap dapat diselesaikan sesuai dengan tugas dan fungsinya,"ujar Agus Salam.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setyawan, SH, MSi bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan yang lain dan semua anggota DPRD Banyuasin. Dirinya akan fokus menyelesaikan agenda kedepan diantaranya laporan keuangan yang kini masih menunggu hasil audit BPK.

"Kehadiran saya sebagai pimpinan dapat memaksimal lagi dan saya siap mengawal Pemkab Banyuasin untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banyuasin yang lebih baik,"tuturnya (rn/Humas DPR)

Perjuangkan Nasib Petani, Tokoh Ini Maju Ke Depan






BANYUASIN,WWW.TRIBUNUS.CO.ID - Banyak yang belum tahu dengan salah satu aktivis banyuasin ini yang dikenal berani bersuara untuk memperjuangkan hak-hak rakyat dan kaum tani yang termarjinal di Banyuasin khususnya di wilayah Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumsel.

Dengan bekal sebagai parlemen jalanan yang dipegangnya tak lain adalah alat kontrol terhadap pemerintah, sehingga tak sedikit para pejabat pemerintah yang nakal jadi ketakutan, tapi banyak juga pejabat yang menjadi partner mendukung kegiatan sosial yang dilakoninya sekarang.

Efriadi Efendi namanya atau yang akrab dipanggil uju efri putra asli desa tebing abang kecamatan rantau bayur. di kalangan media beliau tak asing lagi sebab dia juga bagian dari jurnalis di banyuasin.

Karena masih ada ketimpangan dalam mensejahterakan rakyat dan kaum petani. Berangkat dari semua itu saya’ mengharapkan rakyat banyuasin khususnya di wilayah dapil 1 yaitu banyuasin III, rantau bayur dan sembawa mendukung saya, pada pileg 2019 nanti Coblos No Urut 4 dari Partai Bulan Bintang (PBB) terangnya.

Saya bertekad ingin menjadi corong dan alat rakyat melayani rakyat melalui lembaga rakyat yang namanya DPRD, untuk melanjutkan perjuangannya ingin menjadikan Banyuasin lebih terdepan, sejalan dengan visi misi banyuasin bangkit, adil dan sejahtera.

Menurut uju efri yang pernah menjuarai cabang olahraga Pencak Silat “HIPSSI (Himpunan Pencak Silat Seluruh Indonesia) di tingkat kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Ini, saat di bincangi mengatakan, Saya mencalonkan diri sebagai caleg dari PBB saya merasa tergugah ketika melihat nasib kaum petani dan nelayan di kecamatan rantau bayur saya nilai luput dari perhatian dan kepedulian pemerintah daerah dalam hal ini pemkab banyuasin.

Hampir setiap tahun petani selalu mengeluh,masalah benih pupuk serta racun hama yang mereka tidak mampu beli karena mahal ditambah lagi sawah-sawah mereka kekeringan sehingga petani gagal panen saya sangat prihatin melihat keadaan ini,"katanya Jumat (12/10).

Lanjut uju efri, apa lagi melihat keadaan jalan menuju pedesaan sangat menyedihkan bahkan tidak sedikit di banyuasin lll,sembawa dan rantau bayur banyak terdapat ruas jalan yang sudah tidak layak lagi dan kondisinya memang harus perbaiki.inilah yang membuat saya nekat mencalonkan diri untuk menjadi Anggota DPRD Banyuasin, do'a dan dukungan dari masyarakat khususnya dapil 1 tanpa dukungan masyarakat mustahil misi dan visi saya ini dapat terlaksana,"ungkapnya.


Pewarta : roni
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done