Indo Warta: INFORMASI
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Agustus 2025

Pengobatan Alat Vital Di Bekasi H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat


BEKASI - Ahli Terapis Pengobatan Tradisional ALAT VITAL, satu-satunya yang ada di Bekasi telah banyak membantu Pasen khususnya kaum Adam yang mempunyai Keluhan Terkait Pada Vitalitas sudah menurun kurang maksimal durasi dan disini Solusinya pakar pembesar vitalitas pria yang ada di wilayah Jawa Barat Bisa Sekarang Tlpon 0812 2554 5533


Hal ini tentu menjadi kesempatan emas bagi masyarakat Bekasi sekitarnya. Kini pengobatan kejantanan terbaik di Bekasi memberikan solusi bagi anda. H. Abdul Azis sudah tidak perlu diragukan lagi. Pengobatannya paten, ampuh dan langsung terbukti. Anda bisa Langsung Menghubungi Di nomor  0812 2554 5533


H. Abdul Azis merupakan ahli pembesar penis satu-satunya yang ada Di Bekasi Dan Penanganan Bisa cukup 1 kali datang dan hasilnya permanen, dijamin 100% aman, tidak ada efek samping. Hak patennya juga terdaftar izin Resmi No: AHU-079218.AH.01.35.2025


Keluhan yang Kami Tangani Bagi Pria

 1. Menambah ukuran alat vital besar dan panjang 

2.Menambah durasi disfungsi ereksi kuat keras tahan lama

3. Memperbaiki alat vital loyo, kurang gairah karena diabetes akan normal kembali 

4. Mengatasi impoten mati total bisa pulih kembali 

5. Mengatasi lemah syahwat

 6. Mengatasi ejakulasi dini, mengatasi sperma encer

7. Mengobati bekas suntik silicon dan lain-lain


Keluhan yang Kami Tangni Bagi Wanita

1. Memperbesar payudara kencang

2. Mengatasi mandul Susah keturunan 

3. Mengatasi kanker payudara

4. Mengatasi keputihan kista 

5. Mengatasi telat datang bulan

6. Merapatkan Miss V



Untuk Problem lainnya

1. Mengatasi asam urat, wasir ambeien, amandel 

2. Mengatasi diabetes gula darah 

3. Mengatasi mata minus katarak rabun tanpa operasi 

4. Lambung, asma, TBC, Syarat kejepit, radang ginjal,

5. Paru-paru, kolesterol, pertigo

6. Ingin pasang susuk, pengasihan semar, pemikat sukma, penglaris, dll


Anda punya keluhan seputar vitalitas sudah menurun, kurang percaya diri, sering lemas, loyo, susah ereksi karena diabetes, lemah syahwat, ejakulasi dini, cepat keluar, solusinya di sini. Metode pengobatannya terapis meliputi totok pijat dan urut yang dikombinasikan dengna ramuan herbal alami.


Pengobatan nya bisa cukup 1x datang dan anda akan merasakan manfaatnya langsung dan hasilnya dijamin PERMANEN seumur hidup serta bebas dari efek samping. Dan Pengobatan Kami Bisa Melayani Panggilan Dengan Senang Hati.


Alamat praktek Menetap Di Perumahan Depnaker Jalan Persatuan Jaka Setia Kota Bekasi Jawa Barat Buka praktek setiap hari bahkan hari libur tetap buka. Untuk layanan informasi bisa hubungi sekarang Tlpon 0852 1712 3567  Whatsapp 0812 0812-2554-5533 ***

Kamis, 24 Juli 2025

Pusat Kebugaran Terapi Di Lampung H.Abdulazis Atasi Impoten


Lampung - Kabar Gembira Kini Ahli Terapi Pembesar Alat Vital Terbaik Terpercaya Hadir Di Lampung Melayani Segala Macam Keluhan Pria Dan Wanita. Bagi Anda Yang Merasa Mempunyai Problem Urusan Ranjang Sudah Menurun Solusinya Di Pengobatan H.Abdul Azis, Langsung Terbukti Paten Sekarang Langsung Tlpon 0823 0734 4444


Apapun tentu mahligai rumah tangga akan dibumbui makin romantis  dan harmonis jika pasangan prianya jantan yakni tangguh dan hebat diatas ranjang tidak loyo apalagi impoten. Adalah kabar terbaru alternatif bagi anda yang mengalami problem rumah tangga tersebut 


 Dimana ditangan H Abdul Azis problem akan diatasi dan disembuhka dengan terapi pengobatan tradisional alat vital yang paling ampuh. Beliau merupakan pakar pembesar vitalitas pria yang sudah terbukti keampuhannya. Berasal dari Cisolok Sukabumi, H. Abdul Azis adalah ahli terapi kejantanan pria yang paling profesional dalam menangani berbagai keluhan pria dan wanita.


Jangan ragu lagi dan ambil  kesempatan ini , bagi masyarakat  untuk mendapatkan pengobatan kejantanan terbaik Di Kedaton  yang sudah terkenal sangat paten dan ampuh. Selanjutnya Hubungi Kontak 0823 0734 4444


Terkait waktu pengobatan H. Abdul Azis hanya  membutuhkan satu kali kunjungan, dengan hasil permanen dan dijamin aman tanpa efek samping. Selain terjamin mutu dan kualitasnya pengobatan  beliau sudah terdaftar dengan izin Resmi Legalitas No: AHU-079218.AH.01.35.Tahun 2025.



 Macan dan jenis penyakit yang ditangani diantaranya,

Keluhan yang Ditangani bagi Pria & Wanita seperti :


1. Menambah ukuran alat vital (besar dan panjang).


2. Memperkuat dan memperpanjang durasi ereksi.


3. Mengatasi alat vital yang lemah akibat diabetes.


4. Mengatasi impotensi total.


5. Mengatasi lemah syahwat.


6. Mengatasi ejakulasi dini dan sperma encer.


7. Mengobati bekas suntik silikon, dan lainnya.


 

Juga penyakit atau 

Keluhan yang Ditangani bagi Wanita seperti :


1. Memperbesar dan mengencangkan payudara.


2. Mengatasi masalah mandul agar lebih mudah mendapat keturunan.


3. Mengatasi kanker payudara.


4. Mengatasi keputihan dan kista.


5. Mengatasi masalah menstruasi tidak teratur.


6. Merapatkan organ intim wanita.


 Selain itu H.Abdul Azis dapat mengatasi masalah Kesehatan Lain yang Ditangani:


1. Asam urat, wasir, ambeien, dan amandel.


2. Diabetes dan gula darah.


3. Mengatasi mata minus, katarak, dan rabun tanpa operasi.


4. Masalah lambung, asma, TBC, saraf kejepit, dan radang ginjal.


5. Masalah paru-paru, kolesterol, vertigo, dan lainnya.


6. Pemasangan susuk, pengasihan, pemikat sukma, penglaris, dan lainnya.


 Bagi pasutri atau pasangan suami dan istri ,Jika Anda memiliki keluhan terkait vitalitas yang menurun, seperti kurang percaya diri, sering lemas, susah ereksi karena diabetes, lemah syahwat, atau cepat keluar, solusi terbaik ada di sini.  Metode pengobatan menggunakan terapi totok, pijat, dan urut yang dikombinasikan dengan ramuan herbal alami. 



Dalam waktu hanya 30 menit dan satu kali terapi, Anda akan merasakan manfaatnya dan tentu hasilnya dijamin permanen dan bebas efek samping. Bagi anda yang mau berkunjung atau konsultasi Informasi Lebih Lanjut dapat menuju ,alamat Praktek H. Abdul Azis


Alamat Praktek Menetap Jl. Teuku Umar. Sidodadi Kedaton Bandar Lampung Buka setiap hari, termasuk hari libur dan untuk layanan Informasi dapat memberi kabar untuk konsultasi lanjut dengan nomer kontak: 0822 4041 5523. Whatsapp 0823 0734 4444 (*)

Rabu, 07 Februari 2018

Video : Multazam (Dinding Ka'bah) Di Mekah



Multazam merupakan dinding Ka’bah yang terletak di antara Hajar Aswad dengan pintu Ka’bah. Tempat ini merupakan tempat utama dalam berdoa, yang dipergunakan oleh jama’ah Haji dan Umroh untuk berdoa/bermunajat kepada Allah SWT. setelah selesai melakukan tawaf  (youtube: https://www.youtube.com/watch?v=u7q_F4DV6oY)

Apa Arti Multazam? Ini Penjelasan Makna Dari Multazam

Bismillah .... Multazam adalah bagian dari Ka’bah yang mulia diantara hajar aswad dan pintu ka’bah. Makna iltizamuhu (merapatkannya) yaitu orang yang berdoa menaruh dada, wajah, lengan dan kedua tangannya di atasnya dan berdoa kepada Allah apa yang mudah baginya dari apa yang dia inginkan.

Dan disana tidak ada doa khusus yang seorang muslim berdoa di tempat itu. Dan diperbolehkan merapatkannya ketika memasuki ka’bah (kalau mudah untuk masuk ke dalalmnya), diperbolehkan melaksanakannya sebelum thawaf wada’, dan pada waktu kapan saja.

Dan seyogyanya orang yang berdoa jangan sampai mengganggu orang lain dengan memperpanjang doanya. Sebagaimana tidak diperkenankan berdesak-desakan dan menyakiti orang-orang hanya karena itu. Dikala melihat ada kesempatan dan kelonggaran, berdoa (di tempat itu). Kalau tidak ada, cukuplah berdoa ketika thawaf dan (dalam) sujud shalat.


Yang ada dari para shahabat –semoga Allah meredhoi mereka- dalam iltizam yang paling shoheh dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam (adalah) dari Abdurrahman bin Sofwan berkata: “Ketika Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam menaklukkan Mekkah, saya mengatakan: “Saya akan memakai pakaianku, dahulu rumahku di jalan. Saya akan melihat apa yang dilakukan Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam. Maka saya berangkat dan melihat Nabi sallallahu’alaihi wa sallam keluar dari Ka’bah.

Beliau dan para shahabat keluar dari ka’bah dan mereka menyentuh bait (Ka’bah) dari pintu sampai di Hittim. Mereka menaruh pipinya di bait (ka’bah) sedangkan Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam di tengah-tengah mereka.” HR.Abu Dawud, 1898 dan Ahmad, 15124. (dalam sanadnya) terdapat Yazid bin Abi Ziyad. Ibnu Ma’in, Abu Hatim, Abu Zur’ah dan ulama’ lainnya telah melemahkannya.

Dan dari Amr bin Syu’aib dari ayahnya berkata: “Saya (menunaikan) thawaf bersama Abdullah, ketika sampai di belakang ka’bah, saya berkata: “Apakah kita tidak berlindung?” (Beliau) berkata: “Kita berlingdung dengan (Nama) Allah dari neraka.” Ketika telah lewat, saya menyentuh hajar (aswad), dan berdiri diantara rukun (hajar aswad) dan pintu (ka’bah). Maka (beliau) menaruh dada, wajah, lengan dan kedua tangannya begini dan membentangkan lebar keduanya. Kemudian berkata: “Beginilah saya melihat Rasulullah sallallahu’alahi wa sallam melakukannya. HR. Abu Dawud, 1899. Ibnu Majah, 2962. Dan (di dalam sanadnya) ada Mutsanna bin As-Sobah. (beliau) dilemahkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Main, Tirmizi dan Nasa’i serta (ulama’ lainnya). Kedua hadits ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Dan Syekh Al-Bany telah menshohehkannya di kitab ‘As-Silsilah As-Sohehah, 2138.’

Disebutkan dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma bahwa beliau berkata: “Al-Multazam adalah antara Rukun (hajar aswad) dan Pintu (ka’bah).

Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Kalau dia ingin mendatangi multazam –yaitu antara hajar aswad dan pintu ka’bah- dan dia menaruh dada, wajah, lengan dan kedua tangannya dan berdoa kepada Allah Ta’ala keperluannya, dia (diperbolehkan) melakukan itu. Hal itu boleh dilakukan sebelum thawaf wada’, karena (posisi) penempelan ini tidak ada bedanya waktu wada’ (perpisahan) maupun yang lainnya. Dan para shahabat juga melakukan hal itu ketika memasuki Mekkah. Kalau dia mau membaca doa yang ada tuntunannya dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma:

اللهمَّ إني عبدك وابن عبدك وابن أمتك حملتني على ما سخرتَ لي مِن خلقك وسيرتَني في بلادك حتى بلغتَني بنعمتِك إلى بيتِك وأعنتَني على أداء نسكي فإنْ كنتَ رضيتَ عني فازدَدْ عني رضا وإلا فمِن الآن فارضَ عني قبل أنْ تنآى عن بيتك داري فهذا أوان انصرافي إنْ أذنتَ لي غير مستبدلٍ بك ولا ببيتِك ولا راغبٍ عنك ولا عن بيتِك اللهمَّ فأصحبني العافيةَ في بدني والصحةَ في جسمي والعصمة في ديني وأحسن منقلبي وارزقني طاعتك ما أبقيتَني واجمع لي بين خيري الدنيا والآخرة إنك على كل شيء قدير

“Ya Allah, Tuhan kami, sesungguhnya saya adalah hambaMu dan anak dari hambaMu, anak budak-Mu. Engkau bawa kami dengan apa yang telah Engkau jalankan kepadaku dari makhlukMu. Dan Engkau jalankan diriku dari negeriMu sehingga Engkau sampaikan dengan nikmatMu ke rumahMu. Dan Engkau bantu kami agar dapat menunaikan manasikku. Kalau sekiranya Engkau rido kepada diriku, maka tambahkanlah kepada diriku keridoanMu. Kalau sekiranya (belum), maka dari sekarang (berikanlah) keredoan kepada diriku sebelum meninggalkan rumahMu (menuju) rumahku. Ini adalah waktu kepergianku, jikalau Engkau mengizinkan kepadaku tanpa (ada rasa) menggantikan dari diriMu, juga rumahMu, dan (tidak ada perasaan) benci kepadaMu dan pada rumahMu. Ya Allah, Tuhanku. Sertakanlah kepada diriku kesehatan pada badanku, dan kesehatan di tubuhku serta jangalah agamaku, dan perbaikilah tempat kembaliku, berikanlah rezki (dengan) ketaatan kepadaMu selagi saya (masih) hidup. Dan gabungkanlah untuk diriku kebaikan dunia dan akhirat. Sesungguhnya Engkau terhadap sesuatu Maha Mampu.

Kalau sekiranya berdiri di sisi pintu Ka’bah dan berdoa disana tanpa menempelkan di ka’bah, maka hal itu (juga) baik. Majmu’ Fatawa, 26/142, 143.

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: “Permasalahan ini para ulama’ berbeda pendapat, padahal hal ini tidak ada dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam (yakni tidak ada hadits shoheh, terkait dengan melemahkan hadits-hadits tentang hal ini) akan tetapi (ada) dari sebagian para shahabat radhiallhau’anhum. Apakah menempelkan (iltizam) sunnah? Dan kapan waktunya? Apakah ketika pertama kali datang atau ketika meninggalkan (Mekkah) atau pada setiap waktu?.

Sebab (adanya) perbedaan ini diantara para ulama’ adalah dikarenakan tidak ada sunnah dari Nabi sallallahu’alaihi wasallam.  Akan tetapi para shahabat –radhiallahu’anhum- mereka melakukan (hal) itu ketika pertama kali datang (di Mekkah). Para ahli fiqih mengatakan, melakukan hal itu ketika meninggalkan (Mekkah) maka menempelkan (badan) di Multazam, yaitu antara rukun yang ada hajar aswad dan pintu (ka’bah). Dari sini, maka iltizam (menempelkan tubuh di ka’bah) tidak mengapa selagi tidak menyakiti dan berdesak-desakan.” Syarkhul Al-Mumti’, 7/402, 403.

Wallahua’lam .(original link: https://islamqa.info/id/47756
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done