Indo Warta: Jatim
Tampilkan postingan dengan label Jatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jatim. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juli 2026

Kunjungi Yonif 527/BY, Danrem 083 Ajak Prajurit Tingkatkan Disiplin dan Kesiapan Satuan

 


Lumajang – Upaya memperkuat pembinaan personel terus dilakukan Korem 083/Baladhika Jaya. Salah satunya melalui kunjungan kerja Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan ke Markas Yonif 527/Baladibya Yudha, Kabupaten Lumajang, untuk memberikan pengarahan kepada personel Komando Rumah (Korum).


Dalam kegiatan tersebut, Danrem mengajak seluruh personel untuk menjaga semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, serta mempertahankan kesiapan satuan melalui disiplin, pembinaan fisik, dan kepedulian terhadap keamanan pangkalan.


Menurut Danrem, setiap prajurit memiliki peran yang sama pentingnya dalam mendukung keberhasilan tugas satuan, baik yang sedang melaksanakan operasi maupun yang bertugas menjaga markas.


Melalui pengarahan tersebut, Korem 083/Baladhika Jaya menegaskan komitmennya untuk terus membangun kualitas sumber daya manusia yang profesional, tangguh, dan berkarakter, sehingga setiap satuan di jajaran Korem 083/Baladhika Jaya selalu siap menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.

Minggu, 08 Maret 2026

Mahasiswa Papua di Malang Didorong Jadi Agen Perubahan untuk Bangsa

  


Malang – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Papua (HMP) Medimas di Bedengan Camping Ground, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana alam terbuka tersebut diikuti sekitar 50 mahasiswa asal Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.


Mengusung tema “Bersatu dalam Kebangsaan, Meningkatkan Generasi Muda Papua yang Unggul dan Disiplin,” kegiatan ini menjadi ruang penguatan nilai persatuan bagi para mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di wilayah Malang Raya.


Dalam penyampaiannya, Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa mahasiswa Papua merupakan bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia. Ia mengajak para mahasiswa untuk menjadikan masa pendidikan sebagai momentum membangun karakter, disiplin, serta kapasitas diri sebagai generasi penerus bangsa.


Danrem juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang dibangun dari keberagaman suku, budaya, dan bahasa. Ia mencontohkan kontribusi tokoh-tokoh asal Papua seperti Silas Papare, Frans Kaisiepo, Marthen Indey, dan Johanes Abraham Dimara yang telah berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.


Selain itu, para mahasiswa diingatkan agar tidak mudah terpengaruh provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Generasi muda, menurutnya, harus memiliki pendirian yang kuat, menjunjung nilai kebangsaan, serta mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.


Danrem juga menekankan pentingnya menghormati orang tua, dosen, serta menjaga sikap dan perilaku selama menempuh pendidikan. Nilai moral dan kedisiplinan, kata dia, menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para mahasiswa terlihat antusias mengikuti kegiatan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan Danrem mengenai wawasan kebangsaan dan peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa. (*)

Jumat, 27 Februari 2026

Kapten Arh Heri Widodo Tegaskan Dukungan TNI dalam Program Pencegahan Stunting dan Peningkatan Layanan Kesehatan

 


MALANG - Danramil 0818/26 Singosari, Kapten Arh Heri Widodo, menghadiri kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor Bidang Kesehatan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UPT Puskesmas Singosari dan UPT Puskesmas Ardimulyo. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. (02/2026)


Mini lokakarya ini merupakan forum koordinasi lintas sektor yang bertujuan memperkuat sinergi antara instansi pemerintah, tenaga kesehatan, serta unsur TNI-Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Fokus pembahasan meliputi program pencegahan stunting, pengendalian penyakit menular, peningkatan cakupan imunisasi, serta optimalisasi pelayanan kesehatan ibu dan anak.


Dalam sambutannya, Kapten Arh Heri Widodo menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam mendukung program kesehatan nasional. Menurutnya, TNI melalui Koramil siap bersinergi dan membantu upaya pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.


“Melalui kegiatan lintas sektor ini, kita perkuat koordinasi dan komitmen bersama untuk menyukseskan program kesehatan, sehingga masyarakat Singosari mendapatkan pelayanan yang maksimal,” ujar Kapten Heri Widodo.


Kegiatan ini turut dihadiri unsur Muspika, kepala desa se-Kecamatan Singosari, kader kesehatan, serta perwakilan instansi terkait. Diskusi interaktif dan pemaparan materi menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan kesehatan di tahun 2026.


Dengan terselenggaranya Mini Lokakarya Lintas Sektor Bidang Kesehatan ini, diharapkan tercipta sinergitas yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan aparat kewilayahan. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Singosari dan sekitarnya secara berkelanjutan. (*)

Minggu, 22 Februari 2026

Babinsa Koramil 0818/03 Kasembon Kebut Pembangunan KDKMP di Desa Kasembon

  


MALANG - Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, Babinsa Desa Kasembon, Serda Didit dari Koramil 0818/03 Kasembon, melaksanakan pengawasan sekaligus terjun langsung ke lapangan untuk mengawal dan mempercepat pembangunan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) di Desa Kasembon, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. (02/2026)


Kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran aktif TNI AD melalui Babinsa dalam mendukung program pembangunan desa serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana, tepat waktu, dan berkualitas. Dengan kehadiran langsung di lokasi, Babinsa tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga ikut membantu tenaga di lapangan.


Serda Didit menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan KDKMP bertujuan untuk memastikan penggunaan material dan proses pembangunan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Desa Kasembon.


“Sebagai Babinsa, kami hadir untuk melakukan pengawasan dan pengecekan pembangunan KDKMP ini sangat penting, agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Serda Didit di sela-sela kegiatan.


Pembangunan KDKMP di Desa Kasembon diharapkan dapat meningkatkan fasilitas penunjang aktivitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga. Dengan adanya percepatan pembangunan ini, masyarakat diharapkan dapat segera merasakan dampak positifnya, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan kualitas lingkungan desa. (*)

Danramil Tumpang Hadiri Sinergitas Pemda, Program MBG Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa


MALANG - Komandan Koramil 0818/22 Tumpang Kapten Inf Mujiono, menghadiri kegiatan Sinergitas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang digelar di Aula Kecamatan Tumpang, Jalan Raya Malangsuko No. 1A, Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri sekitar 50 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. (02/2026)


Kegiatan sinergitas tersebut diselenggarakan bersama anggota DPRD Kabupaten Malang dengan mengusung tema “Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai Katalisator Pertumbuhan Ekonomi di Desa Wilayah Kecamatan Tumpang.” Tema ini diangkat sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.


Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Mujiono menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, tetapi juga memiliki efek domino terhadap perputaran ekonomi di tingkat desa.


“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat strategis. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui pemanfaatan bahan pangan dari desa,” ujar Kapten Inf Mujiono.


Ia menambahkan, TNI melalui jajaran kewilayahan, khususnya Babinsa dan Koramil, siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program pemerintah agar berjalan optimal, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Sementara itu, perwakilan DPRD Kabupaten Malang Drs.Abdul Rokim (Komisi III DPRD Kab Malang) dalam paparannya menyampaikan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Dukungan dari aparat kewilayahan dinilai penting untuk memastikan program berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Tumpang ini juga menjadi forum diskusi interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, saran, serta pandangan terkait implementasi Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kecamatan Tumpang.


Melalui kegiatan sinergitas ini, diharapkan terbangun koordinasi yang solid antara seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Tumpang diharapkan mampu menjadi katalisator nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang secara berkelanjutan. (*)

Minggu, 15 Februari 2026

Menko Polkam: Profesi Guru Sangat Terhormat dan Strategis

 


Surabaya — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran besar ulama, guru, dan santri, khususnya dari lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), yang sejak awal menjadi motor perjuangan bangsa.


Pesan tersebut disampaikannya dalam Pembukaan Silaturahmi Alim Ulama dan Rakernas PERGUNU dan JKSN di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026).


Menurut Menko Polkam, perjuangan para ulama, guru, dan santri tidak hanya tercatat dalam sejarah, tetapi juga harus terus diwarisi dan diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.


“Kemerdekaan Indonesia salah satunya karena jerih payah para ulama, guru, dan santri NU. Mari kita warisi semangat mereka dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan tekad yang kuat,” ujarnya.


Ia menilai, tantangan bangsa saat ini memang berbeda dengan masa perjuangan fisik, namun esensinya tetap sama, yakni menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa, dan menyiapkan generasi penerus yang berakhlak serta cinta Tanah Air.


Menutup sambutannya, Menko Polkam menegaskan bahwa profesi guru memiliki peran yang sangat dominan dalam menjawab tantangan zaman dan menjaga kesinambungan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika global. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done