Indo Warta: Klaten
Tampilkan postingan dengan label Klaten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klaten. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

Tanam Padi Nggejik Atau Gogo Rancah Di Wilayah Cawas Kabupaten Klaten


KLATEN - Pada sistem budidaya padi gogo rancah seolah-olah kita anggap tanaman padi seperti tanaman palawija. Sehingga kebutuhan air dalam sistem ini sangatlah minim. Sistem budidaya padi gora biasanya dilakukan pada tanah-tanah yang kering atau tanah tadah hujan.

Kelebihan sistem tanam gora dibanding sistem sawah diantaranya adalah penghematan tenaga kerja tanam, penghematan tenaga kerja pemeliharaan dan tentunya lebih menghemat waktu. Adapun kendala budidaya padi gora adalah ketersediaan air karena intensitas curah hujan yang tak menentu.

Sebagian ada yang langsung memasukkan bibit atau gabah ke tanah yang sudah berlubang terkena runcingnya penugal atau taju. Salah seorang petani mengungkapkan bahwa menanam padi dengan di gejik ini sebenarnya sudah dilakukan oleh nenek moyang dulu kala.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 20 Cawas Kodim 0723 Klaten Serma Agus Setya Hartana, turun ke sawah membantu petani menanam padi gogo di lahan seluas 1800 M² milik kelompok tani Mardi Tani Desa Burikan Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

"Pada sistem budidaya padi gogo rancah seolah-olah kita anggap tanaman padi seperti tanaman palawija. Sehingga kebutuhan air dalam sistem ini sangatlah minim. Sistem budidaya padi gogo biasanya dilakukan pada tanah-tanah yang kering atau tanah tadah hujan." ujar Serka Setya


Publisher:  tatag buleng

Jumat, 09 November 2018

Sinergitas 3 Pilar Desa Bersama Petugas Kesehatan Adakan PIS PK



Klaten - Babinsa Koramil 20 Cawas Serka Sriyono bersinergi dengan Kepala Desa, Bhabinkamtibmas ( 3 Pilar Desa ) bersama Petugas Puskesmas Cawas 1 mengadakan pendataan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga di Wilayah Desa Tugu Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten. Kamis ( 8/11/2018)

PIS PK ( Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga ) merupakan program yang harus dilaksanakan oleh Puskesmas, Kegiatan PIS PK dilakukan dengan kunjungan kesetiap kepala Keluarga yang berada di seluruh wilayah kerja Puskesmas dengan harapan dapat mengetahui Kondisi Kesehatan Masyarakat.

Menurut Kepala Puskesmas drg. Susana Harini Zuhriyah mengatakan bahwa petugas Puskesmas akan melakukan pendataan dari rumah satu rumah ke yang lain, selain melakukan pendataan dan pengukuran tekanan darah petugas juga melakukan KIE ( Komunikasi Informasi dan Edukasi ) kepada Kepala Keluarga yang disesuaikan dengan permasalahan Kesehatan Prioritas yang di temukan.

Di jelaskan pula bahwa ada tiga Pokok Sasaran Penyuluhan dan Pendataan antara lain tentang Program Gizi, Kesehatan Ibu dan anak, Pengendalian penyakit menular dan tidak menular serta Perilaku dan Kesehatan Lingkungan.

drg. Susana Harini Zugriyah juga menjelaskan tentang 12 Indikator dalam Program Indonesia sehat dan pendekatan Keluarga, dari 12 Indikator tersebut antara lain Keluarga mengikuti Program KB, Ibu Bersalin di Fasilitass Kesehatan, Balita mendapatkan Imuniasasi dasar dan lengkap, Pemberian Asi Bayi Eklusif Bayi 0 samapai 6 bulan, Pertumbuhan balita di pantau tiap bulan, Penderita TB Paru yang berobat sesuai standar, Penderita Hipertensi berobat teratur, Gangguan Jiwa berat tidak ditelantarkan, Tidak ada anggota keluarga yang merokok, Keluarga mempunyai akses terhadap Air bersih, Keluarga menggunakan Jamban Sehat dan Keluarga menjadi anggota JKN atau Askes, Pungkasnya.

Sementara itu Babinsa Koramil 20 Cawas Serka Sriyono mengatakan sudah menjadi tugas dan Kewajiban kita bersama Bhabinkamtibmas untuk selalu hadir di tengah -tengah masyarakat diwilayah binaan masing-masing, Terangnya.

Serka Sriyono sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Petugas Kesehatan dan Babinsa juga berharap agar selalu koordinasi dengan petugas keamanan, Pemerintah Desa dan Kecamatan sehingga data yang di miliki Puskesmas bisa Up to date, Alhamdulillah selama kegiatan Pendataan dapat berlangsung dengan aman dan tertib, Terangnya.

Sumber : Penramil 20 Cawas

Kamis, 01 November 2018

Respon Cepat Babinsa Evakuasi Penemuan Bayi Ke Polsek Patut Diapresiasi


KLATEN - (31/10/18) Pagi hari pukul 05.00 warga mlese gantiwarno dihebohkan dengan penemuan bayi nerjenis kelamin perempuam di jalan mlese - Cetok Gantiwarno Klaten.

Bayi perempuan yang berada dipinggir jalan awalnya ditemukan oleh Sri Rahayu (40 th) dan Wagini (56 th)  warga dukuh Candi desa  Mlese kecamatan  Gantiwarno sedang jalan jalan berdua, ditengah perjalanan terlihat ada bayi yang berada di pinggir jalan , tepatnya jalan Mlese - Cetok Gatiwarno Klaten Jawa Tengah

Dengan cepat Sri Rahayu segera melaporkan penemuan tersebut kepada Serka Praryono Babinsa Koramil 10/Gantiwarno Kodim 0723/Klaten.

Setelah menerima laporan dari warganya tersebut, Serka Paryono langsung menuju ke TKP untuk kroscek langsung laporan warganya tersebut.

Sesampai dilokasi, benar yang dilaporkan warganya itu bahwa ada bayi di pinggir jalan Mlese - Cetok tersebut.

Serka Paryono langsung membawa bayi tersebut ke Puskesmas  Gantiwarno (Alabnisa) dan dilakukan pengecekan terhadap kondisi bayi tersebut oleh tim kesehatan di Puskesmas tersebut.

" Saya langsung menuju TKP setelah menerima laporan dari warga saya dan membawanya ke Puskesmas, " ungkap Serka Paryono Babinsa Koramil 10/Gantiwarno



Untuk sementara kejadian ini telah ditindak lanjuti dan ditangai oleh Polsek Gantiwarno untuk mencari orang tua bayi tersebut. (sumber: Pendim 0723/Klaten)

Selasa, 30 Oktober 2018

Danramil Jatianom Pimpin Anggota Kawal Kirab Gunungan Apem



Klaten (26/10/2018) Jatinom Acara tradisi Yaaqowiyyu atau Saparan di Jatinom telah mencapai puncaknya.Semua acara tradisi Saparan mendapat pengawalan dari Danramil dan anggota Koramil 05 Jatinom.


Dimulai dari prosesi Kirab Gunungan apem  Kamis (25/10/2018)  dari kecamatan Jatinom menuju ke masjid Alit dan Masjid Besar Jatinom . Sampai acara puncak sebaran apem di Oro2 Klampeyan tidak luput dari pengawasan dan pengawalan Koramil 05 Jatinom .


Puncak sebaran apem di Jatinom di hadiri oleh Gubernur Jateng  Ganjar Pranowo dan Mentri Perindustrian RI  Erlangga Hartanto.Tidak ketinggalan Forkopimda  Klaten termasuk didalamnya Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setyawan,SE ,Forkopimcam Jatinom, serta seluruh jajaran instansi di Jatinom dan ribuan warga dari berbagai daerah  turut hadir dalam acara puncak sebaran apem di Oro2 Klampeyan Jatinom.


Acara tradisional Saparan di Jatinom menjadi agenda tahunan yang semakin inovatif  dan menjadi daya tarik bagi warga.Bukan hanya warga sekitar Jatinom namun banyak  warga dari luar kota Klaten turut hadir dan rela berdesakan untuk merebutkan apem yang di sebar.Tahun ini 6 ton apem di sebera oleh parogo Ki Ageng Gribik," tutur Camat Jatinom selaku ketua panitia Saparan di Jatinom.


Acara tradisi Saparan mulai dari pembukaan hingga puncak acara sebaran apem di Jatinom berlangsung meriah dan aman berkat kerjasama Koramil 05 Jatinom beserta seluruh elemen di Kabupaten Klaten Kudus yang Kecamatan Jatinom.(Pendim 0723/Klaten)

Minggu, 28 Oktober 2018

Suasana Dekat Dan Akrab Satgas TMMD Klaten dengan Warga


Klaten (25/10/18) Untuk mempererat silaturahmi dan menjalin persaudaraan, anggota Kodim 0723 Klaten bersama warga makan bareng dilokasi TMMD pada saat istirahat disela sela kegiatan.

Danramil 11/Karangnongko Kapten Arh Suparno menjelaskan bahwa kegiatan makan bareng warga tersebut tidak hanya dilakukan saat istirahat bekerja namun berlangsung setiap hari, baik saat makan pagi dan siang dilokasi TMMD yang terletak di Desa Gemampir Kec Karangnongko Kab Klaten.

Walaupun menu makanan yang dihidangkan sederhana namun menu makanannya cukup lengkap, ada sayur, ikan dan sambal sehingga tidak mengurangi rasa nikmat. Bahkan saat makan bareng tersebut, tampak suasana penuh keakraban, imbuhnya.

“ jangan lupa TNI itu dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, jadi harus selalu dekat dan dihati masyarakat, baik dalam suka maupun duka “ kata Danramil 11/Karangnongko Kapten Arh Suparno. (Pendim 0723/Klaten)

Sabtu, 27 Oktober 2018

Triyono Pun Tersenyum Berkat Satgas TMMD Kodim Klaten



Klaten (26/10/18) Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0723 Klaten Tahun 2018 ini telah menggarap juga jambanisasi bagi warga yang belum memiliki jamban.

Jambanisasi yang digarap di Desa Gemampir Kec Karangnongko ini adalah sebanyak 6 unit diperuntukan bagi warga yang kurang mampu dan belum memiliki jamban sendiri dirumahnya.

Salah satunya adalah Triyono warga Dukuh Bumiayu Desa Gemampir Kec Karangnongko Kab Klaten belum memiliki jamban sendiri akhirnya bisa tersenyun berkat program jambanisasi dirumahnya dari Satgas TMMD Kodim 0723 Klaten.

" terkadang saya BAB numpang dirumah tetangga dan kadang juga disungai, sekarang saya sudah punya jamban sendiri jadi sudah tidak BAB sembarangan lagi " ujar Triyono warga Dukuh Bumiayu Desa Gemampir itu.

Semua ini berkat bantuan dari TNI Kodim Klaten, dengan semangatnya yang luar biasa untuk menggarap jamban di rumah saya,imbuhnya.

Program jambanisasi ini merupakan bagian dari sasasran fisik TMMD dan targetnya adalah 6 unit , sampai sekarang sudah mencapai 50 %, terungkap dari Pasiter Kodim 0723 Klaten Kapten Inf Sukatman.

" Dalam TMMD ini jambanisasi merupakan salah cara untuk mendukung program ODF, sehingga warga tidak BAB sembarangan dan lingkungan menjadi sehat " kata Kapten Inf Sukatman. (Pendim 0723 Klaten)

Kekompakan Satgas TMMD, Ormas dan masyarakat Klaten


Klaten - (26/10/18)   - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Kodim 0723/Klaten yang digelar mulai beberapa hari yang lalu, ternyata telah berhasil membuat cor blok jalan mendekat selesai di Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko. Dan juga sasaran lain juga dalam proses pengerjakan yang nantinya akan selesai 100 persen pada penutupan TMMD.

Kepala Desa Gemampir merasa senang akan sukses dan lancarnya kegiatan tersebut, hambatan selalu dapat diatasi dengan koordinasi dengan pihak TNI dan serta perangkat desanya
Menurutnya, pengecoran jalan ini penting karena jalan tersebut menghubungkan tiga desa dan merupakan akses jalan untuk membawa hasil panen dari kebun atau tegalan. Dengan adanya jalan tersebut membuat perjalanan biasanya lebih lancara dan aman. 

Dengan dibangunnya jalan cor itu bisa bermanfaat bagi warga Gemampir dan sekitarnya. Juga bisa menambah erat hubungan TNI dan rakyat karena pada intinya rakyat adalah ibu kandung TNI.  (Pendim 0723/Klaten)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done