Indo Warta: NTB
Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

Danrem 162/WB Hadiri Lounching Pelayanan PLN Satu Pintu


MATARAM - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menghadiri acar Fun Walk-Family Day and Go Live pelayanan satu pintu PLN bersama keluarga. Acara yang diselenggarakan PLN Mataram ini dihadiri juga oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan ribuan masyarakat memadati lapangan Sangkareang Mataram, Minggu (18/11).

Danrem 162/WB disela-disela acara menyampaikan saat ini listrik merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. "Listrik dibutuhkan dalam semua lini, karena memang harus diakui tanpa listrik semua tidak akan bisa berjalan dengan sempurna," kata Ahmad Rizal. Salah satu contoh kecil sebutnya, Hand Phon (HP). "Jika HP sudah low batt maka bingungnya gak ketulungan," ucapnya sambil tersenyum.

Oleh karena itu lanjutnya, mari kita berikan support kepada PLN untuk terus meningkatkan kinerjanya sehingga kebutuhan listrik nasional khususnya masyarakat NTB bisa terpenuhi dengan harapan semua aktifitas warga bisa terdukung dan berjalan dengan baik.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga menghimbau kepada masyarakat agar hemat enegi listrik sehingga bisa menghemat biaya listrik dan juga bisa menghemat energi secara nasional.

Sebelumnya, GM PLN wilayah NTB Ir l. Rudy Purnomo Loka dalam sambutannya mengatakan Fun Walk ini digelar dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional tanggal 26 Oktober lalu dengan tema "Prestasi Nyata, Terang Indonesia".

Selain itu, Ir. Rudy juga menjelaskan tentang capaian target PLN di wilayah NTB sudah melebihi target pemerintah pada rencana umum kelistrikan nasional, namun akan terus bekerja.. untuk mempercepat peningkatan elektrisasi di daerah pedesaan.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTB memberikan dukungan dan support kepada para pejuang PLN atas kinerjanya yang tidak mengenal waktu untuk membangun NTB yang terang benderang. (Penrem 162/WB)

Minggu, 04 November 2018

Panglima TNI Bertemu Wakasad Australia Usai TNI Marathon Internasional 2018 di Kuta Mandalika



Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto bertemu dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Australian Deputy Chief Army atau Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Australia Major General Justin Frederick Ellwood dan staf personel dari Angkatan Darat Australia usai mengikuti kejuaraan TNI Marathon Internasional 2018 di Kuta Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (4/11/2018). 

(Puspen TNI).

Untuk Korban Gempa Lombok, Panglima: "Pastikan Mereka Dapatkan Pelayanan,"


LOMBOK - Sebagai rangkaian dari HUT TNI ke-73, TNI menggelar bakti sosial (baksos) secara berantai di tiga tempat. Yaitu di Sabang, Merauke, dan Lombok.

Menurut Wakil Kepala Pusat Kesehatan TNI Laksma TNI drg. Andriani selaku Koordinator Baksos TNI, tujuan baksos ini adalah untuk menumbuhkan semangat dan solidaritas TNI dan masyarakat dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI.

Baksos di Sabang dan Merauke dilaksanakan serentak pada 3-4 Oktober 2018, sedangkan di Lombok pada 1-3 November 2018. Baksos TNI dilaksanakan bekerja sama dengan sejumlah kementerian, lembaga sosial, pemerintah daerah, BUMN, dan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.

Baksos di Lombok itulah yang hari ini ditinjau Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto di Lapangan Supersemar, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (3/11/2018).

Ikut mendampingi Panglima TNI adalah KSAD Jenderal TNI Mulyono, KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Ada tiga macam kegiatan baksos yang digelar yaitu pelayanan kesehatan, penyuluhan, dan karya bakti.

Pelayanan kesehatan terdiri dari pelayanan kesehatan umum, laboratorium, khitan, bedah umum, pelayanan kesehatan gigi, operasi katarak, gigi sumbing, tes Iva, vaksinasi, pemberian makanan tambahan, kursi roda, alat bantu dengar, kacamata baca, dan kaki palsu.

Sementara materi penyuluhan berupa perilaku hidup sehat dan bersih, penyuluhan bahaya pernikahan dini, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan werving prajurit TNI, dan penyuluhan trauma healing.

Dalam baksos TNI kali ini juga dilaksanakan karya bakti, renovasi rumah, pembangunan PAUD, dan pemberian 11.500 paket sembako.

Dari ketiga tempat pelaksanaan baksos itu, hasil yang dicapai selalu melebihi target. Seperti di Sabang, 2.866% tertangani yang artinya 111 persen dari target. Sementara di Merauke 7.686 orang tertangani (167% dari target).

Adapun baksos di Lombok yang tengah berlangsung, sudah 6.540 orang tertangani (148% dari target).

Baksos TNI ini melibatkan 655 personel. Berasal dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI dan AU. Termasuk 150 dari mitra dengan total 174 dokter dan 200 lebih paramedis.

Saat menghadiri baksos, Panglima TNI memberikan perhatian khususnya kepada anak-anak korban bencana gempa di Nusa Tenggara Barat baru lalu.

Di antaranya kepada seorang balita yang harus menggunakan kaki palsu. Marsekal Hadi sengaja memasangkan kaki palsu untuk balita ini, lalu menggendongnya penuh kasih sayang.

Begitu pula saat mendatangi Pos Kesehatan (Poskes) Screening Status Gizi Balita dan Penyuluhan Stunting (kurang gizi kronis), Marsekal Hadi kembali menggendong seorang anak.

"Tolong dibantu ya gizinya, dipastikan menerima pelayanan yang baik, mana tahu nanti jadi Panglima TNI," ujar Hadi tersenyum.

Besok pagi, Panglima TNI akan melepas peserta lomba lari TNI International Marathon 2018 di Mandalika. 

Beni Andrian/mylesaat

Sabtu, 03 November 2018

Dharma Pertiwi Bantu Perlengkapan Sekolah Dasar di Lombok Utara


LOMBOK - Sabtu, 3 November 2018).  Dalam rangkaian Bhakti Sosial di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Dharma Pertiwi Pusat beserta unsur dari Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini memberikan bantuan perlengkapan kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) terdampak korban bencana gempa bumi.

Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto  secara simbolis menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam dan peralatan tulis menulis kepada anak-anak SD di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (2/11/2018).

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pendidikan sekolah penting bagi masa depan anak. “Sejak terjadinya gempa bumi tektonik, banyak bangunan sekolah yang rusak dan banyak anak-anak yang kehilangan pakaian maupun peralatan sekolahnya,” ungkapnya.

“Untuk itu, pemberian bantuan seragam dan perlengkapan sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar anak-anak sekolah sekaligus membantu anak-anak mencapai cita-citanya,” kata Ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

Sebelumnya pada hari yang sama, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto membuka Pelatihan Pembuatan Tempe Bahan Organik dan Higienis di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.

Menurut Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, pelatihan ini bertujuan agar warga lebih mandiri dan memiliki keahlian mengelola bahan pangan, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk membantu memulihkan kembali perekonomian masyarakat Lombok pasca bencana gempa tektonik.

Pelatihan pembuatan tempe diikuti oleh warga yang berasal dari Lombok Timur, Barat, Tengah dan Utara.  Para peserta pelatihan menyimak dengan seksama 11 tahapan proses pengolahan diantaranya perendaman kacang kedelai, penaburan ragi dan proses fermentasi.

Turut serta dalam kegiatan tersebut para Ibu-ibu Pengurus Pusat Dharma Pertiwi, yaitu Ibu Tutik Arismunandar (Kasi Sosial), Ibu Keke Bambang Suswantono (Kasi Ekonomi), Ibu Etta Suhartono (Kasi Budaya) dan Ibu Eva Santos (Pemred Majalah Dharma Pertiwi).

Para Ibu-ibu Pengurus Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) Pusat, yaitu Ibu Effi Andjar Wiratma (Bendahara), Ibu Maya Kisenda (Kasi Budaya) dan Ibu Atie Ganip Warsito (Pemred Majalah Anggini IKKT PWA) serta Ketua IKKT PWA Cab BS IV Akademi TNI Ibu Aan Kurnia, Ketua IKKT PWA Penghubung Polhukam RI Ibu Bella Agus Surya Bakti dan Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ibu Riza Benny Susianto.  (Puspen TNI)

Rabu, 31 Oktober 2018

Panglima Kogasgabpad : Total 100 % Rumah Yang Rusak Akibat Gempa di NTB Sudah Dibersihkan TNI


NTB - Dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan masa penugasan prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad), telah berhasil merobohkan dan membersihkan rumah warga yang rusak sebanyak 74.092 unit akibat bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu yang lalu.

Hal tersebut dikatakan Panglima Kogasgabpad Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di NTB, Mayjen TNI Madsuni, S.E., saat menggelar rapat evaluasi dengan staf-staf terkait di Markas Komando Gabungan (exs Bandara Selaparang Mataram), Nusa Tenggara Barat, Rabu (31/10/2018).

Menurut Mayjen TNI Madsuni, dari jumlah rumah yang dirobohkan dan dibersihkan oleh prajurit TNI sebelumnya sudah mendapat persetujuan dari pemilik dan sudah terverifikasi oleh tim dari Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB serta sudah mendapat Surat Keputusan (SK) dari Bupati tertanggal 28 Oktober 2018.

“Tugas kami (prajurit TNI) membantu merobohkan dan membersihkan rumah-rumah warga, saat ini pencapaiannya sudah 100 % dari jumlah keseluruhan rumah yang rusak akibat gempa dan sudah terverifikasi,” ungkapnya.

Selanjutnya Kogasgabpad mendorong kepada pihak-pihak yang telah ditunjuk untuk segera melaksanakan pembangunan kembali rumah-rumah warga yang sudah dirobohkan dan dibersihkan akibat bencana gempa bumi. “Harapan kami, rumah-rumah warga segera dibangun sehingga mereka dapat tinggal dirumahnya yang layak,” kata Mayjen TNI Madsudin.

Selanjutnya Panglima Kogasgabpad menyampaikan bahwa selain rumah warga yang dibersihkan juga terdapat 698 bangunan fasilitas sosial yang rusak di wilayah NTB dan telah dirobohkan/dibersihkan oleh prajurit TNI yang sudah siap untuk dibangun kembali. “Dari jumlah 74.092 rumah yang telah dibersihkan sebanyak 67.796 sudah siap dibangun kembali, sedangkan untuk fasilitas sosial dari jumlah yang dirobohkan siap dibangun 445 unit,” tuturnya.


“Semoga apa yang telah dilakukan oleh prajurit TNI selama melaksanakan tugas di NTB ini dapat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan memulai kehidupannya kembali secara normal,” tandasnya.

Dari sekitar tiga bulan masa penugasan prajurit TNI Kogasgabpad di NTB, selain perobohan dan pembersihan bangunan dengan menggunakan alat berat maupun manual, tugas lain yang dilaksanakan yaitu mendistribusikan bantuan logistik, air bersih ke tempat pengungsian dan permukiman warga.

Disamping itu, prajurit TNI juga memberikan pelayanan kesehatan, membantu pemulihan trauma warga dengan memberikan pendampingan psikologi oleh Tim Psikologi TNI serta membantu penanganan pengungsian dan perbaikan instalasi air bersih di beberapa tempat di NTB yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

(Puspen TNI).

Minggu, 28 Oktober 2018

TNI Bantu Perbaikan Jaringan Listrik Tenaga Mikro Hidro di Sumbawa


NTB  -  Prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur 9/1 (Yonzipur 9/1) Kostrad yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat, dikerahkan membantu memperbaiki jaringan pipa pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang terdampak gempa beberapa waktu lalu.

Sebanyak 14 Prajurit Yonzipur 9/Kostrad Sektor-IV Kogasgabpad dipimpin oleh Letda Czi Adityo membantu warga memasang perbaikan jaringan pipa Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sepanjang 250 meter yang rusak total akibat bencana gempa bumi di Dusun Matemega, Desa Marente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Minggu (28/10/2018).

“Kami bersama warga dan pengelola PLTMH bahu membahu melewati medan jalan setapak Gunung Agal yang curam untuk mengangkat pipa dan bahan bangunan lainnya seperti semen, batu kali dan batu bata menuju titik jaringan yang rusak,” ujar Letda Czi Adityo.

Menurut Letda Czi Adityo, perbaikan jaringan pipa untuk pembangkit listrik dengan menggunakan tenaga air tersebut, diperkirakan akan selesai dalam dua hari kedepan.  “Mudah-mudahan pipa air untuk PLTMH ini segera kami selesaikan, sehingga dapat dipergunakan kembali untuk kepentingan warga,” harapnya.

“Selain untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, aliran air dari Gunung Agal tersebut juga untuk memenuhi keperluan warga sehari-hari,” kata Letda Czi Adityo. (Puspen TNI)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done