Indo Warta: Papua
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2025

Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 642/Kps Laksanakan Komsos di Kampung Kramomongga


Fak Fak - Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 642/Kps Pos Kramongmongga melaksanakan komsos ke Kampung kramongmongga dan bersilahturahmi dengan Masyarakat yang berada di Kampung kramongmongga, Distrik Kramongmongga, Kabupaten fak-fak, Papua Barat. (17/5)


Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Papua Barat khususnya di Kampung kramongmongga salah satunya dilakukan dengan melaksanakan kegiatan komsos. 


“Kegiatan ini kami lakukan bertujuan untuk bersilahturahmi dan mempererat hubungan personel Satgas Yonif 642/Kps dengan warga di Kampung Kramongmongga, disamping itu kami juga ingin mengetahui situasi dan kondisi Masyarakat ".


Bapak econ, Masyarakat kramongmongga, merasa senang atas kedatangan Personel Satgas ke kampung ini, dan mengucapkan rasa terima kasih atas pedulinya Satgas Yonif 642 /Kps yg dilakukan oleh Personil Pos Kramongmongga untuk menjaga dan memberi rasa nyaman terhadap masyarakat dalam kehadiran personil satgas. (Pen Yonif 642/Kps)

Jumat, 08 Februari 2019

KOMANDAN PASMAR 3 SORONG LEPAS SATGAS PAM PULAU TERLUAR XXII



Komandan Pasmar 3 Sorong Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, S.Sos, MM secara resmi melepas prajurit terbaiknya untuk melaksanakan penugasan pengamanan pulau terluar ke XXII wilayah timur dan penugasan operasi teritorial tahun 2019, dilapangan Apel Mako Brigade Infanteri 3 Marinir Distrik Salawati Km.50 Katapop Kab. Sorong, Papua Barat. Kamis (07/02/2019).

Dalam amanatnya Danpasmar 3 mengingatkan kepada prajurit yang akan berangkat Satgas agar jangan sekali-kali kalian melakukan tindakan yang dapat melukai hati rakyat, jadikan diri kalian sebagai Agent of Change yang mampu memberi warna/perubahan positif di dalam masyarakat di daerah penugasan sehingga dapat meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat di perbatasan atau daerah terluar. (dispenkormar@2019).

Senin, 03 Desember 2018

Diduga Terlibat Aksi Separatis di Pulau Jawa dan Bali, Warga Negara Australia Ditahan Pihak Imigrasi Surabaya



SURABAYA - Wanda (37) warga negara asing asal Australia yang beberapa waktu lalu diduga menjadi salah satu panitia pelaksanaan HUT West Papua di Surabaya, akhirnya resmi dicekal oleh pihak Imigrasi Kelas 1, Kota Surabaya. Senin, 3 Desember 2018.

Pencekalan itu, didasari oleh Perundang-undangan Keimigrasian. Dari hasil pemeriksaan, Wanda yang diketahui bernama asli Harman Ronda Amy tersebut, diduga telah menjadi aktor aksi separatisme di Pulau Jawa dan Bali.

Tidak hanya itu, selama berada di Indonesia, tepatnya di Pulau Bali, kedatangan Wanda disambut oleh seorang warga Papua yang diketahui bernama Victor. Ketika berada di Surabaya, Wanda juga mengaku menginap di sebuah homa stay yang berlokasi di Jalan Dharma Husada, Kota Surabaya.


Selama diperiksa di ruang Imigrasi Kelas 1, Surabaya, Wanda diduga telah sengaja menghilangkan beberapa bukti-bukti yang disinyalir kuat berhubungan dengan berbagai aksi separatisme.

Bahkan, Wanda menyebut jika sebagian barang-barang pribadinya, telah dicuri ketika dirinya berada di asrama mahasiswa Papua yang berada di Jalan Kalasan, Kota Surabaya.

Untuk diketahui, Wanda masuk ke Indonesia melalui bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Dengan menggunakan pesawat Jet Star dengan nomor penerbangan JQ-0116 tujuan Australia-Bali dari Perth, Australia pada tanggal 27 Nopember 2018, lalu. Selama berada di Indonesia, Wanda diketahui telah menggunakan pasport dengan jenis ijin  Bebas Kunjungan yang dibuat pada tanggal 18 Oktober 2018, lalu.

Minggu, 02 Desember 2018

Satgas Pamtas Yonmek 521/DY Berikan Pelayanan Kerohanian di Wilayah Perbatasan




Kabupaten Merauke, Papua- Satgas Pamtas Yonmek 521/DY di bawah Komando Letkol Inf Andi Andriyanto Wibowo, berupaya ekstra untuk terus memberikan yang terbaik ke masyarakat yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG tersebut.

Pada kesempatan kali ini, bersama pemuda sekitar, Satgas Yonmek 521/DY menggelar ibadah pelayanan berbagi kasih. Sontak, kegiatan itupun mendapat dukungan dari masyarakat sekitar.

Perwira Penerangan (Papen) Satgas 521/DY, Letda Inf Jerry Lahindo mengungkapkan, kegiatan yang dipimpin oleh dirinya itu, juga diwarnai dengan adanya pembagian beberapa bingkisan kepada anak-anak yang berada di rumah Pintar SD YPK, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.

Tidak hanya itu, menurutnya, berlangsungnya ibadah pelayanan tersebut, terlihat semakin penuh keceriaan ketika beberapa pemuda dari Gereja GPDI Karmel Muli, Kabupaten Merauke, ikut serta menyemarakkan berlangsungnya acara tersebut.

“Anak-anak disini, merasa sangat diperhatikan. Perhatian itu, layaknya hubungan antara orang tua dan anak,” jelas Letda Inf Jerry Lahind

Senin, 26 November 2018

Sweeping Perbatasan, Satgas Yonmek 521/DY Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal



Kabupaten Merauke, Papua- Satgas Pamtas Yonmek 521/DY di bawah kepemimpinan Letkol Inf Andi Andrianto Wibowo, gencar menggelar sweeping di setiap titik lokasi yang berada di perbatasan RI-Papua Nugini, khususnya di kawasan Kabupaten Merauke, Papua.

 Maraknya penyelundupan minuman keras illegal ke Indonesia, seakan menjadi pantauan tersendiri bagi Satgas Pamtas Yonmek 521/DY untuk terus menggencarkan sweeping tersebut.

 Pada kesempatan sweeping saat ini, Satgas Yonmek 521/DY, berhasil menyita ratusan kaleng, maupun botol miras yang diduga tidak mengantongi kelengkapan ijin. Komandan Kompi (Danki) Pos Kaliwanggo, Distrik Sota, Kapten Inf Feri Tuispani mengatakan, selain mengamankan ratusan miras, personelnya juga turut mengamankan 1 unit kendaraan truk yang digunakan oleh pelaku.

 “Truk itu dijadikan sarana pengiriman miras oleh Akbar Baba (pelaku). Modusnya, dengan ditutup kain terpal,” ujar Feri. Minggu, 25 Nopember 2018. Sementara itu, Dansatgas Pamtas Yonmek 521/DY, Letkol Inf Andi menambahkan, menurut informasi yang diterima oleh dirinya, saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak Satgas guna penyelidikan lebih lanjut. Rencananya, tambah Andi,

usai mengikuti proses penyelidikan, pelaku akan diserahkan ke Polres setempat. “Ya, betul. Nanti kita serahkan ke Polres Merauke untuk proses lebih lanjut,” jelas Dansatgas Pamtas Yonmek 521/DY ini.



Senin, 19 November 2018

Tak Mengenal Kata Sulit Babinsa Koramil Yapbar Salurkan Raskin Ke Kampung Rosbori


SERUI YAWA, PAPUA - Medan yang sulit terkait transportasi menuju wilayah perkampungan di Serui Yawa, memang menjadi kendala utama akan kemakmuran masyarakat setempat. Namun kendala itu tidak ada bagi personil Kodim Serui Yawa Babinsa dari Koramil Yapbar 1709-04.


Untuk mensukseskan program Pemerintah dalam Pendistribusian Raskin, Babinsa Koramil 1709-04/Yapbar Kodim 1709/Yawa, Serma Anaklektus Worumi melaksanakan pendampingan dan pemantauan, sekaligus membantu dalam penyaluran/pendistribusian beras raskin di Kampung Rosbori, Distrik Windesi, Kab. Kep. Yapen, Senin (19/11/2018)

(Pendim Serui Yawa)

Danramil 04 Yapbar Menyerahkan Bantuan Gitar Untuk Jemaat GKI Papuma


KEP.YAPEN - Koramil 1709-04/Yapbar Kodim 1709/Yawa yang dipimpin oleh Danramil beserta para Babinsa melaksanakan Ibadah bersama dan sekaligus menyerahkan bantuan 2 buah alat musik Gitar kepada Perwakilan Jemaat GKI Diaspora Kampung Papuma Kab. Kep. Yapen, Minggu 18/11/2018

Minggu, 18 November 2018

Australia Dan US Akan Bangun Pangkalan Militer Di Pulau Manus PNG

Pulau Manus di wilayah Papua New Guinea. Foto: dw.com



Seperti dikutip bbc.com, Wapres AS Mike Pence mengatakan bahwa ketiga negara akan bekerja sama untuk fasilitas militer yang akan dibangun di Pulau Manus. Kerjasama tersebut disebutkan untuk membendung pengaruh China di kawasan Pasifik, Amerika Serikat akan bergabung dengan Australia untuk mengembangkan pangkalan laut (naval base) di Papua New Guinea (PNG).


Sebelumnya pada 20 September 2018, dilaporkan bahwa Australia tengah berdiskusi dengan PNG untuk menyediakan pelabuhan untuk menampung kapal perang Australia di Manus.

Australia mengatakan akan membantu memperluas Lombrum Naval Base yang dioperasikan AL PNG di Monus. Pengembangan Lombrum akan memberikan fasilitas untuk kapal AL Australia.


Alhasil untuk mengantisipasi China, Australia akan membantu mengembangkan fasilitas pelabuhan PNG di Wewak, Kikori, Vanimo, dan Manus.

Pelabuhan di Pulau Manus menjadi paling penting dari keempat pelabuhan, karena ini adalah pelabuhan laut dalam yang dekat jalur pelayaran penting.

AL Australia sendiri mengoperasikan pangkalan laut di Pulau Manus sejak 1950-an hingga dialihkan ke militer PNG pada 1974.

Rencana ini disampaikan Pence saat menghadiri Pertemuan Pemimpin APEC di Port Moresby, PNG. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga menghadiri pertemuan APEC.

"AS akan bermitra dengan Papua New Guinea dan Australia dalam insiatif gabungan di Lombrum Naval Base," ujar Pence.

"Kami akan bekerja dengan dua negara untuk melindungi kedigdayaan dan kepentingan maritim di kepulauan Pasifik," imbuhnya. Pangkalan Lombrum di Manus sudah aktif sejak Perang Dunia II di Pasifik.

Pembangunan fasilitas militer AS di Pulau Manus sangat jelas sebagai reaksi atas rencana China membangun pangkalan militer permanen di Pasifik Selatan. Meski demikian, Pence tidak menegaskan secara gamblang di mana persisnya AS akan menempatkan kapal perangnya di Manus.

Menurut Pence, rencana pembangunan pangkalan ini menunjukkan komitmen AS pada "Indo-Pasifik yang terbuka dan bebas" (open and free Indo-Pacific).

Sementara Menhan Australia Christopher Pyne mengatakan, negeri kangguru itu akan menempatkan secara permanen kapal perangnya di Lombrum.

Australia dan AS menjadi bagian dari aliansi intelijen "Five Eyes" bersama Kanada, Selandia Baru, dan Inggris.

Sebelumnya juga diberitakan, AS mengurangi ratusan prajuritnya di Afrika agar lebih fokus menghadapi ancaman dari Rusia dan China.

Sekitar 700 prajurit berkemampuan antiterorisme akan ditarik dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini sekitar 7.200 prajurit AS ditempatkan di sejumlah wilayah Afrika termasuk Nigeria dan Libya.

Prajurit AS juga beroperasi di Somalia dan Djibouti. Dilaporkan di Kamerun, AS sudah yakin bahwa pasukan khusus Kamerun sudah mampu beroperasi secara mandiri setelah mendapatkan pelatihan.

Bagi Indonesia sendiri, pembangunan fasilitas militer AS di kawasan Pasifik tentu akan memberikan dampak khusus.

TNI sendiri sudah membangun empat satuan baru di kawasan Indonesia Timur yang diresmikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Sorong, Papua Barat (11/5/2018).

Yaitu Divisi Infanteri 3 Kostrad, Komando Armada III, Komando Operasi Angkatan Udara III, dan Pasmar 3 Marinir.

Saat itu Panglima TNI mengatakan bahwa pembentukan empat satuan baru ini memiliki nilai strategis tinggi dengan latar belakang cukup komplek. “Pembentukan ini dihadapkan kepada perkembangan strategis global, regional, dan nasional,” ujar Hadi.

Hadi tidak menepis kalau pembangunan kekuatan militer dunia khususnya Asia, menjadi salah satu tolok ukur perkembangan kekuatan TNI.

Jika ditarik garis lurus dari Jayapura, maka jarak ke Manus 787,15 kilometer (489,11 mil). Sedikit lebih jauh dari jarak Jakarta ke Madura yang 721 kilometer.       [beny.andrian/mylesat]

Senin, 12 November 2018

Warga Merauke Peroleh Sosialisasi Hukum dan Pelayanan Pengobatan Gratis dari Satgas Pamtas Yonmek 521/DY


Merauke, Papua- Satgas Pamtas Yonif 521/DY di bawah kepemimpinan Letkol Inf Andi Andriyanto, terus berupaya untuk menggelar berbagai sosialisasi, hingga bakti sosial yang ditujukan ke masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG tersebut.

Saat ini, Satgas Pamtas Yonmek 521/DY berupaya untuk memberikan beberapa pemahaman ke masyarakat Kampung Bupul, Kabupaten Merauke, Papua. Senin, 12 Nopember 2018.

Tak hanya sosialisasi mengenai hukum saja. Namun, Satgas Yonmek 521 juga memberikan pelayanan pengobatan massal kepada masyarakat di wilayah Distrik Elikobel tersebut.

Dansatgas Pamtas Yonmek 521/DY, Letkol Inf Andi menilai, kegiatan yang digelar oleh satuan yang dipimpin oleh dirinya tersebut, merupakan suatu wujud bakti, khususnya kepedulian TNI terhadap warga di wilayah perbatasan.

Ia menambahkan, tak hanya sebagai pasukan pengaman perbatasan saja. Akan tetapi, Satgas Pamtas juga diwajibkan untuk mampu mengatasi, sekaligus memberikan wawasan kepada warga di wilayah perbatasan tersebut.

“Warga di perbatasan ini, menjadi perhatian khusus bagi kami. Kami akan selalu ada, ketika masyarakat membutuhkan kami,” tegas Letkol Andi.

Dalam kegiatan tersebut, kata Letkol Andriyanto, dirinya menerjunkan 2 Perwiranya, sekaligus beberapa personel Satgas Pamtas Yonmek 521/DY. Untuk sosialisasi di bidang hukum, menurut Letkol Andi, dilakukan oleh Letda Chk Brian Prasojo.

“Sosialiassi yang dibahas oleh Letda Brian Prasojo, meliputi sosialisasi tentang bahaya narkoba dan minum-minuman keras,” ujarnya. “Sedangkan, untuk  pengobatan gratis, diberikan langsung oleh Letda Ckm Dr. Aditya Baskoro. Kurang lebih, 100 warga yang kita berikan pelayanan kesehatan itu,” kata Dansatgas Pamtas Yonmek 521/DY ini.

Dirinya berharap, dengan adanya sosialisasi tersebut, masyarakat bisa sadar akan pentingnya kesehatan, sekaligus patuh terhadap peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia. “Mudah-mudahan, sosialisasi itu memberikan dampak, dan manfaat yang positif bagi warga disini,” pintanya.

(Pendam Brawijaya)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done