Indo Warta: Sumatra
Tampilkan postingan dengan label Sumatra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumatra. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Desember 2018

PRAJURIT ALUGORO RAIH JUARA 1 DALAM PARIAMAN INTERNATIONAL TRIATHLON RACE 2018 DI SUMATERA BARAT



Pariaman International Triathlon 2018 adalah acara Sport Tourism yaitu Triathlon yang memperlombakan kategori Standard Distance, Sprint Distance dan Duathlon dengan memperlombakan kategori untuk Pelajar dan Umum dengan kategori jarak.

Disini Sebanyak 4 Prajurit Yonif 410/Alugoro yaitu Serda Arif Budiman, Praka Sutrisno, Pratu Edward Supriyanto dan Pratu Daniel Watopa mengikuti lomba Pariaman International Triathlon Race 2018 pada hari Sabtu, 1 Desember 2018.  Ke-4 Prajurit tersebut turun dalam kategori Standard Distance, dengan memperlombakan Renang sejauh 1,5 KM, Bersepeda sejauh 40 KM dan Lari sejauh 10 KM yang diikuti kurang lebih 90 peserta/atlit - atlit dari bermacam-macam daerah dari penjuru Indonesia.

Dalam hasil perlombaan ini Pratu Daniel Watopa meraih peringkat pertama setelah mengalahkan atlit dari Kodam Hasanudin yang berada di peringkat ke-2, sedangkan Pratu Edward Supriyanto berada di urutan ke-4. Tentunya hasil yang diperoleh oleh ke-2 Prajurit ini sungguh sangat  membanggakan, terlebih tidak hanya nama satuan Yonif 410/Alugoro saja yang mereka bawa, akan tetapi mereka  juga berjuang untuk kejayaan Kodam IV/Diponegoro.


Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf Irvan Christian Tarigan, S.I.P mengucapkan selamat untuk Prajurit Alugoro yang berhasil meraih perikangkat pertama, serta  tetap semangat untuk ke-3 Prajurit Alugoro yang belum berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang perlombaan Pariaman International Triathlon Race 2018 untuk kategori Standard Distance, semoga kedepannya lebih baik lagi``pungkasnya.

Pada Bulan November kemarin, Ke-4 Prajurit Alugoro yaitu  Serda Arif Budiman, Praka Sutrisno, Pratu Edward Supriyanto dan Pratu Daniel Watopa juga telah mengikuti lomba Jepara International Triathlon 2018, dengan hasil seluruhnya mendapatkan prestasi yang membanggakan, tentunya hasil tersebut merupakan bentuk pelatihan yang telah diprogamkan oleh satuan Yonif 410/Alugoro untuk menjadikan atlit yang terbaik demi kejayaan Kodam IV/Dip. (Pen Yon-ALG).

Minggu, 25 November 2018

Caleg Partai Nasdem Ditangkap Polisi Usai Menjambret di Bengkulu


BENGKULU - Tim Satuan Jatanras Dit Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mengamankan dua orang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan, menjambret.

Kedua terduga pelaku yakni JT (23) warga Kelurahan Panorama Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu dan NA (37) warga Kabupaten Bengkulu Tengah. Mereka diduga spesialis yang sering beroperasi diwilayah Kota Bengkulu.

Diketahui dua orang pelaku yang diamankan, salah satu terduga pelaku berinsial JT diduga merupakan Calon Legislatif (Caleg) Daftar Calon Tetap (DCT) Daerah Pemilihan (Dapil) III Kota Bengkulu dari Partai politik Nasional Demokrat (NasDem).

Direktur Reskrimum Polda Bengkulu AKBP Pasmah Royce didampingi Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Bengkulu Kompol Mulyadi, Kamis (22/11/1018) mengatakan dalam aksinya pada hari Rabu tanggal 24 Oktober 2018 sekira pukul 15.30  terduga pelaku JT dan NA  mengendarai sepeda motor.

Kemudian pelaku dengan memepet korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Matic dikawasan Jalan Hibrida menuju Rumah Sakit M Yunus, pelaku langsung menjambret dompet milik korban yang diletakkan di box depan sepeda motor.

Penangkapan tersebut berawal adanya informasi yang didapat oleh Anggota Satuan Sat Reskrim bahwa 2 terduga pelaku pencurian sepeda motor Pada hari Jumat tanggal 9 November 2018 sedang menuju ke arah Tais Kabupaten Seluma.

Atas informasi tersebut anggota Sat Reskrim Seluma langsung melakukan penyisiran.

Dari penyelisiran petugas berhasil menangkap 2 orang laki-laki yang sedang mengendarai motor jenis Beat Pop warna hitam dan keduanya membawa dua buah sajam.

“Menurut hasil pemeriksaan penyidik pelaku mengatakan hasil tindak kejahatannya tersebut akan digunakan untuk berfoya-foya. Kedua tersangka mengaku otak dari aksi curat mereka ialah rekannya sendiri yaitu AA,” jelas Pasmah Royce.

Akhirnya Kasus tersebut masih terus dikembangkan. Pasalnya, pihak kepolisian menduga pelaku tersebut melancarakan aksinya diberapa TKP

“Atas perbuatannya Pelaku dijerat pasal 365 KUHP  Subsidear Pasal 363 ayat 1 dan 4 KUHP,” ungkap Pasmah Royce.

(Tribratanews.id/ Viralpublik)

Jumat, 23 November 2018

Anggota Kodim 1012/Buntok Rawat Cabai Yang sudah mulai Berbuah


BUNTOK - Disamping melaksanakan tugas utama sesuai fungsinya yaitu mewujudkan pertahanan negara di darat dan menjalankan 5 kemampuan teritorial, Prajurit Kodim 1012/Buntok menyempatkan diri untuk menggalakan budidaya cabe di kantor masing-masing baik di kodim ataupun di koramil.

Terkait dengan Tanaman Cabe tersebut, Pasiter Kodim 1012/Buntok Kapten Inf M. Kasand menyampaikan, kegiatan tanam cabe ini merupakan perintah langsung dari Komandan Kodim 1012/Buntok Letkol Inf Tuwadi, S.E.,M.I.Pol kepada prajuritnya untuk menanam cabai atau sayuran lainnya di perkantoran maupun di perumahan pribadi dan asrama dengan menggunakan polybag.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat setempat dapat ikut serta dalam membudidayakan tanaman cabai dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di pekarangan rumah masing-masing, karena disamping cabai merupakan salah satu produk pertanian unggulan yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, juga dapat membantu meringankan kebutuhan ekonomi keluarga dengan memetik cabai sendiri tanpa ke pasar untuk membelinya.


(Penerangan Buntok)

Senin, 19 November 2018

Wow Keren, Pesona Yaahowu Nias Festival 2018 Tampilkan Perang Magis



Ya'ahowu adalah ucapan umum di antara orang-orang Nias. Kata ini merupakan kata sapaan khas yang diberikan di pagi hari, siang atau malam, apabila saling bertemu pada berbagai kesempatan. Ucapan ini menjadi ciri khas Nias yang diputuskan dalam pertemuan para kepala suku, pemimpin dan pemuda suku Balugu, Tahenori, Si'ulu, dan Sala di Nias, yang diarsipkan oleh pemerintah Hindia Belanda pada 1919.

Kata Ya'ahowu terdiri dari dua kata, yaitu howu-howu yang berarti berkah. Bila ditambah dengan kata Ya, itu berarti semoga Tuhan memberkati Anda. Oleh karena itu, kata Ya'ahowu bermakna kesejahteraan dan berkah Yang Maha Kuasa sehingga dibalas juga dengan Ya'ahowu.

Ya’ahowu Nias Festival dimulai pada 16 November, memamerkan berbagai produk terbaik Nias. Berupa kerajinan tangan dan kuliner khas Nias. Juga akan digelar festival patung dan ukiran tradisional dengan menampilkan pengrajin terbaik dari seluruh Nias.

Tak hanya berhenti di sana festival ini juga menampilkan tarian perang Nias nan magis. Tentunya beruntung sekali kalau kita bisa menyaksikan berbagai atraksi budaya yang langka ini.

Ya’ahowu Nias Festival resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi, di Lapangan Orurusa, Teluk Dalam, Nias Selatan. Festival menampilkan berbagai tradisi budaya dan kuliner, juga tradisi legendari dari Nias, lompat batu kolosal sekaligus memecahkan rekor MURI, dilakukan oleh 100 pelompat batu.

Publisher: tatag buleng
[sumber]

Pada Saat Latihan Batalyon 023 Temukan Ladang Ganja



PANYABUNGAN (HK) – Dalam sela sela latihan Uji Siap Tempur (UST) Tingkat Regu di Perbukitan Tor Sihite Desa Rao Rao Dolok Kec Tambangan, Prajurit Batalyon Infanteri 123/RW menemukan lebih kurang tiga hektar ladang ganja siap panen, Jumat (16/11).

Dalam penemuan ladang ganja tersebut prajurit Yonif 123/RW langsung memusnahkannya di lokasi penemuan ladang ganja dan membawa barang bukti sebanyakb12 batang ke Mapolres Madina guna untuk penyelidikan lebih lanjut.

Penyerahan barang bukti pohon ganja tersebut kepada Polres Mandailing Natal diserahkan oleh Danyonif 123/RW Letkol Inf Rooy Candra Sihombing di dampingi oleh Kasi Ops Korem 023/KS dan Dansub CPM Panyabungan yang diterima langsung oleh Wakapolres Madina Kompol Tongku Bosar Pane di Mapolres Madina, Jumat (16/11) malam.

Danyonif 123/RW Letkol Inf Rooy Candra Sihombing kepada wartawan menjelaskan bahwa penemuan ladang ganja tersebut ketika mereka melaksanakan latihan UST di perbukitan tor sihite, dimana latihan tersebut merupakan perintah Komando atas yaitu Danrem 023/KS dimana latihan yang kami laksanakan jangan cuma rutinitas saja namun dipadukan dengan teritorial dan intelijen.

“Berkaitan dengan hal itu, kami jabarkan dan kami melaksanakan latihan di tempat tempat yang berdasarkan informasi yang kami terima baik dari Kodim maupun Korem ada kegiatan kegiatan ilegal seperti penanaman barang haram ganja tersebut, ternyata benar dua hari yang lalu secara tidak sengaja anggota menemukan ladang ganja sekitar 0,5 Ha,” ujar Rooy.

Berdasarkan penemuan tersebut kami melaksanakan teritorial kepada masyarakat; dan kami dapatkan informasi masih ada ladang ganja lainnya, setelah melaporkan kepada Komandan Korem Prajirit Yonif 123/RW melakukan pengendapan ataupun patroli ke ketinggian lebih kurang 1000 meter dari permukaan laut.

“Disitu kami menemukan sekitar 1 Ha ladang ganja yang sudah dipanen sekitar 1 bulan yang lalu, disitu kami hanya menemukan 500 batang pohon ganja sisa panen tersebut,” terang Danyonif.

Setelah itu Danyonif langsung memerintahkan anggotanya melelakukan penyisiran, ternyata setelah naik sekitar 1 Km ke atasnya lagi mereka menemukan 2 Ha ladang ganja yang siap panen.


“Setelah menemukan ladang ganja tersebut kami melaporkannya kepada Komandan Korem, petunjuk beliau kami melaksanakan kegiatan taktis maupun administrasi dengan mencabuti ladang ganja tersebut dan membakarnya di TKP, seterusnya sebagai barang bukti kami membawa sekitar 12 batang untuk diserahkan kepada pihak Kepolisian,” sebut Danyonif 123/RW.

Lebih lanjut Rooy mengatakan bahwa sebagai prajurit infanteri perbukitan tor sihite sangan cocok untuk latihan, untuk itu kita akan terus melaksanakan latihan di wilayah ini, apalagi wilayah ini juga merupakan latihan perang gerilya.

“Ini merupakan atensi bagi kami dan kami akan terus melakukan latihan di wilayah ini, karena TNI sudah menyatakan perang terhadap narkoba,” ahiri Rooy Candra. (penrem 023)

Jumat, 09 November 2018

Babinsa Pantau Warga Saat Banjir Melanda Wilayah Kuansing



Pekanbaru - Meski ketinggian genangan banjir mulai menurun, Koramil 07/ Kuantan Hilir Kodim 0302/ Inhu bersama Upika kecamatan terus memantau kondisi banjir di wilayah yang terdampak.
Koramil 07/Kuantan Hilir yang membawahi empat dari 3 kecamatan yang terkena banjir ini terus melakukan langkah-langkah dalam pembenahan pasca banjir kiriman dari Provinsi Sumatera Barat yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu Provinsi Riau.

Danposmil TNI KHS Koramil 07/ KH, Pelda Suparno bersama Sekcam Kuantan Hilir Seberang Guntu Mayahdi, SE melakukan peninjauan langsung ke pemukiman penduduk di Desa Pelukahan.
Tak hanya satu wilayah, Babinsa Desa Tanah Bekali Sertu Agus Herpian juga terjun ke lapangan memantau Desa binaannya yg sedang mengalami kebanjiran akibat air sungai kuantan yg meluap akibat banjir kiriman. ratusan rumah, puluhan hektar sawah serta hewan ternak terkena genangan banjir. kejadian ini menggugah hati nurani Sertu Agus Herpian untuk mengadakan patroli ke pemukiman warga dengan menggunakan perahu kecil.

Mulai dari pagi hingga petang sertu agus mengelilingi desa untuk menyelamatan warga dan ikut serta membantu mengangkut barang barang warga dengan perahunya .
Sertu Agus juga menyampaikan kepada masyarakat agar jangan sering melawati genangan banjir karena berbahaya dengan terkenanya penyakit kulit dan juga selalu memperhatikan anak anak untuk tidak membiarkan bermain di genangan banjir. ujarnya

Kondisi saat ini menurut Danramil 07/ KH Kapten Inf Kadarisman mengatakan, "Alhamdulillah ketinggian banjir sudah berkurang, luas rendaman banjir pun sudah mulai berkurang. Namun anggota kita tetap disiagakan dan terus melakukan komunikasi-komunikasi dengan sejumlah unsur sebagai antisipasi terhadap kondisi yang bisa saja berubah setiap saat," tutupnya.(Penrem 031/WB)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done