Indo Warta: Surabaya
Tampilkan postingan dengan label Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surabaya. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Desember 2018

Sambut Kedatangan Hari Lahir ke-57, Kowad Kodam Brawijaya Gelar Donor Darah




Surabaya - Menjelang peringatan hari ulang tahun yang ke-57, seluruh Korps Wanita Angkatan Darat atau yang biasa disebut Kowad, mulai disibukkan dengan berbagai kegiatan sosial.

Pada kesempatan saat ini, sebanyak 75 Kowad beramai-ramai mendatangi Jalan Embong Ploso, Kota Surabaya. Senin, 3 Desember 2018, pagi. Kedatangan para Kowad itu, bertujuan untuk menyumbangkan setetes darahnya ke pihak Palang Merah Indonesia (PMI).

Ketua Panitia donor darah Kowad Kodam V/Brawijaya, Mayor Cpm (K) Rini Pujiwati mengungkapkan, sumbangan darah dari para Srikandi Kodam Brawijaya itu, merupakan suatu bentuk kepedulian dalam mengatasi minimnya stok darah di PMI Kota Surabaya.

“Setetes darah kita, sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkannya. Inilah bentuk kepedulian kita kepada masyarakat,” kata Mayor Rini.

Kegiatan itu, kata Mayor Cpm (K) Rini, merupakan suatu kegiatan rutin tahunan yang selalu digelar oleh dirinya dengan melibatkan seluruh Kowad di wilayah Kodam V/Brawijaya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari rekan-rekan Kowad yang secara sukarela menyumbangkan darahnya,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, momentum kegiatan dalam menyambut HUT Kowad ke-57, tahun ini, ternyata masih bergulir. Pada kesempatan yang sama, para Srikandi Kodam Brawijaya itu, melanjutkan kegiatannya untuk mengunjungi beberapa rumah mantan Korps Wanita Angkatan Darat.

Selain kediaman Kolonel Ckm (K) Purn Dr. Tantri, Mayor Rini beserta para rombongan Kowad lainnya, juga berkunjung ke kediaman Serma (K) Purn Dahlia, di kawasan Perumahan Grand Park Regency, Sidoarjo.

Dalam kesempatan itu kunjungan itu, para Kowad menyerahkan suatu bentuk bingkisan yang merupakan tali asih dari seluruh Kowad di wilayah Kodam V/Brawijaya.

“Tali asih yang diberikan ini, memang tidak seberapa bila dibandingkan dengan kebutuhkan yang harus dipenuhi. Akan tetapi, setidaknya kita berharap bantuan yang kita berikan ini dapat memberikan manfaat, dan bisa meringankan beban para senior-senior Kowad di wilayah Kodam Brawijaya,” ucapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Hari Pahlawan di Lapangan Kodam V/Brawijaya, Dibanjiri Ribuan Masyarakat




Surabaya - Derasnya air hujan, ternyata tak menyurutkan niat masyarakat untuk mengikuti berlangsungnya peringatan Maulid Nabi Muhammad, sekaligus Hari Pahlawan di lapangan Kodam V/Brawijaya.

Itu terlihat, ketika ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur, berbondong-bondong mendatangi lapangan Makodam. Senin, 3 Desember 2018, malam.

Tak hanya masyarakat saja. Acara tersebut, juga turut dihadiri oleh seluruh personel TNI-Polri di Jawa Timur.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman melalui amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad, sejatinya merupakan upaya untuk mengingat kembali suri tauladan yang telah diberikan oleh umat Muslim.

“Kita tentunya berharap, dapat mengikuti sunnah tersebut dengan istiqomah. Karena, pada diri dan kehidupan keseharian, Rasulullah (Nabi Muhammad, red) lah sebaik-baiknya contoh,” kata Pangdam melalui amanat Panglima TNI yang dibacakannya. “Bahkan, Rasulullah disebut sebagai sebaik-baiknya suami terhadap istri, tetangga dan sebagainya,” imbuhnya.

Masyarakat Jawa Timur, kata Pangdam, dikenal sebagai salah satu masyarakat yang kental akan sikap persaudaraan, kekeluargaan dan saling menghargai. Bahkan, menurut Mayjen Arif, masyarakat Jawa Timur juga dikenal dengan semangat kebangsaan dan rasa cintanya terhadap NKRI. “Tidak mengherankan bila semua itu mendasari perjuangan yang gigih pada 10 Nopember silam, dan kita peringati sebagai Hari Pahlawan,” ungkap Pangdam Brawijaya.

Sebagai warga negara Indonesia yang hidup di era kemerdekaan, sekaligus kebhinekaan saat ini, Mayjen Arif mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan guna kedaulatan NKRI.

“Mari kita selalu intropeksi diri dalam menyikapi suatu permasalahan yang ada. Kita pupuk sikap saling menghargai, dan menghormati agar dapat merawat persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika,” pinta Pangdam. “Sehingga, NKRI tetap terjaga. Peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Hari Pahlawan 10 Nopember, adalah momen yang tepat bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan sekaligus rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” imbuh Mayjen Arif Rahman, M. A, melalui amanat Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang dibacakannya.

Sementara itu, hal senada juga ditambahkan oleh Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Yahya. Salah satu tokoh agama dari Pekalongan, Jawa Tengah itu menambahkan, Nabi Muhammad juga pernah berpesan kepada seluruh umatnya untuk saling menghormati sesama. “Kasih sayang Rasulullah itu tidak di dunia saja. Sampai di sakaratul maut, Rasulullah juga pernah memohon kepada kepada Allah untuk memaafkan umatnya yang berbuat kesalahan,” katanya. “TNI-Polri, adalah benteng yang paling solid di negeri ini. Kita harus bersatu, jangan bercerai-berai. Kita satu NKRI,” imbuhnya


Tidak hanya itu, malam peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Hari Pahlawan di lapangan Makodam tersebut, juga dihadiri oleh masing-masing pemuka agama. Bahkan, masing-masing perwakilan dari pemuka agama di Jawa Timur yang hadir di acara itu, sangat mendukung persatuan dan kesatuan di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

Selain dihadiri Pangdam, berlangsungnya acara tersebut juga turut dihadiri oleh Gubernur Jatim, Drs. H. Soekarwo, Kapolda Jatim, Irjen Pol Lucky Hermawan, Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Bambang Himawan, Danlanudal Juanda, Danlanal Malang, serta beberapa pejabat TNI-Polri di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya lainnya.

Diduga Terlibat Aksi Separatis di Pulau Jawa dan Bali, Warga Negara Australia Ditahan Pihak Imigrasi Surabaya



SURABAYA - Wanda (37) warga negara asing asal Australia yang beberapa waktu lalu diduga menjadi salah satu panitia pelaksanaan HUT West Papua di Surabaya, akhirnya resmi dicekal oleh pihak Imigrasi Kelas 1, Kota Surabaya. Senin, 3 Desember 2018.

Pencekalan itu, didasari oleh Perundang-undangan Keimigrasian. Dari hasil pemeriksaan, Wanda yang diketahui bernama asli Harman Ronda Amy tersebut, diduga telah menjadi aktor aksi separatisme di Pulau Jawa dan Bali.

Tidak hanya itu, selama berada di Indonesia, tepatnya di Pulau Bali, kedatangan Wanda disambut oleh seorang warga Papua yang diketahui bernama Victor. Ketika berada di Surabaya, Wanda juga mengaku menginap di sebuah homa stay yang berlokasi di Jalan Dharma Husada, Kota Surabaya.


Selama diperiksa di ruang Imigrasi Kelas 1, Surabaya, Wanda diduga telah sengaja menghilangkan beberapa bukti-bukti yang disinyalir kuat berhubungan dengan berbagai aksi separatisme.

Bahkan, Wanda menyebut jika sebagian barang-barang pribadinya, telah dicuri ketika dirinya berada di asrama mahasiswa Papua yang berada di Jalan Kalasan, Kota Surabaya.

Untuk diketahui, Wanda masuk ke Indonesia melalui bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Dengan menggunakan pesawat Jet Star dengan nomor penerbangan JQ-0116 tujuan Australia-Bali dari Perth, Australia pada tanggal 27 Nopember 2018, lalu. Selama berada di Indonesia, Wanda diketahui telah menggunakan pasport dengan jenis ijin  Bebas Kunjungan yang dibuat pada tanggal 18 Oktober 2018, lalu.

Minggu, 02 Desember 2018

Fun Bike di Kota Malang, Tandai Perayaan HUT Korps Perhubungan TNI-AD




Kota Malang - Berlangsungnya hari ulang tahun Korps Perhubungan TNI-AD ke-73 saat ini, berlangsung lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

Itu terlihat, ketika Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, M. A, ikut serta meramaikan berlangsungnya fun bike yang digelar dalam rangka memperingati HUT tersebut.

“Semoga Korps Perhubungan TNI-AD, semakin professional dalam mendukung tugas pokok TNI-AD ke depan,” jelas Pangdam. Sabtu, 1 Desember 2018 pagi.

Ternyata, tidak hanya Pangdam V/Brawijaya saja yang ikut serta meramaikan berlangsungnya fun bike tersebut. Namun, juga terdapat Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo yang terlihat sangat antusias mengikuti berlangsungnya gowes pagi itu.

Dijelaskan Danrem, selain dalam rangka peringatan HUT Perhubungan TNI-AD, digelarnya fun bike tersebut, juga bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar prajurit di jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Meskipun cuaca sedang mendung, tapi tidak menyurutkan langkah kami untuk mengikuti fun bike ini,” ungkap Kolonel Bagus.

Korps Perhubungan TNI-AD yang lebih dikenal dengan sebutan HUBAD, merupakan salah satu Korps Militer Indonesia di bawah Komando TNI-AD. HUBAD, dinilai memiliki fungsi yang sangat vital di era perkembangan teknologi saat ini.

Tidak hanya berfungsi dalam menyampaikan informasi ketika operasi saja. Akan tetapi, HUBAD juga memiliki fungsi dalam menyampaikan informasi pada saat non operasi.

Bermotto Cighra Apta Nirbaya atau Cepat, Tepat dan Aman, serta identik dengan baret hijau mudanya yang berlogo Kapota Yudha atau yang biasa disebut Merpati Perang, para prajurit Perhubungan Angkatan Darat, selalu siap sedia menjalankan tugas dan tanggung jawab di medan operasi, maupun non operasi.





Sabtu, 01 Desember 2018

Ada Warga Negara Asing di Sarang Mahasiswa Separatis, Warga Surabaya Tolak Pelaksanaan HUT Papua Barat



SURABAYA - Informasi yang beredar di kalangan masyarakat mengenai adanya rencana peringatan HUT Papua Barat di Kota Surabaya, akhirnya menuai respon dari sejumlah pihak.

Seluruh elemen masyarakat yang mengatasnamakan diri dari Aliansi Surabaya Melawan Separatisme, beramai-ramai mendatangi asrama mahasiswa Papua yang berlokasi di Jalan Kalasan, nomor 10, Kota Surabaya. Jumat, 30 Nopember 2018.

Tidak hanya itu saja, selain memasang spanduk di pagar asrama mahasiswa Papua, massa juga bergerak menuju Mapolrestabes Surabaya guna memberitahukan perihal keberadaan informasi tersebut.

Dwi Oetomo, koordinator Aliansi Surabaya Melawan Separatisme menyebut, warga Surabaya sangat menolak keberadaan tindakan separatisme. Bahkan, menurut Dwi, keberadaan paham separatisme di Surabaya, dinilai dapat merusak kondusifitas hingga mengganggu kenyamanan warga yang selama ini sudah terwujud dengan baik.

“Kami arek Surabaya dengan tegas, menolak dan siap melibas separatis di Surabaya,” ucap Dwi, lantang.

 Selain itu, kata Dwi, dirinya juga mengimbau aparatur TNI dan Polri di Surabaya untuk segera mengambil langkah tegas mengenai keberadaan rencana deklarasi Papua Barat tersebut.

“Kami meminta kepada aparat TNI-Polri untuk segera menindak para pelaku Separatis. Siapapun mereka,” pinta Dwi Oetomo.

Perlu diketahui, menurut sumber informasi yang enggan disebutkan identitasnya, rencana peringatan HUT West Papua ke-57 yang rencananya bakal digelar di Kota Surabaya itu, disinyalir kuat mendapat dukungan dari pihak asing. Dugaan itu, diperkuat ketika Wanda (37), warga negara asing yang diketahui berasal dari negara Australia menjadi salah satu panitia berlangsungnya rapat pembahasan pada pelaksanaan HUT West Papua.

Ironisnya, kedatangan Wanda tersebut, juga mendapat pengawalan ketat dari salah satu pihak LBH Surabaya.

Diduga, hingga saat ini, warga asing tersebut masih berada di asrama mahasiswa Papua.

Rabu, 28 November 2018

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Kunjungan Kerja ke Jawa Timur



SURABAYA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dan Pangkostrad Jenderal TNI Andika Perkasa S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur.

Dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 Nomor Seri A-7306 TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan tiba di Bandara Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (27/11/2018).

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan disambut antara lain oleh Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, M.A., Pangkoarmada IILaksamana Muda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., Dankodiklat TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono serta Kasgartap III/Sby Brigjen TNI (Mar) Lukman Hasyim, S.T., M.Si (Han).

Kunjungan kerja Panglima TNI di Jawa Timur dalam rangka meninjau Latihan Bantuan Tembakan Terpadu TNI Tahun 2018 di Pusat Latihan dan Tempur (Puslatpur) Marinir 5 Baluran, Banyuputih, Situbondo, pada hari Rabu, 28 November 2018.

Turut serta dalam kunjungan tersebut diantaranya Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Anjar Wiratma, Asops Panglima TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Dr. Ir. Bambang Nariyono, M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han), Pangkoopsau II Marsda TNI Hendri Alfiandi, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto.   (Puspen TNI).

Jumat, 23 November 2018

Pangdam: "Pejabat baru Kodam V/Brawijaya Diharapkan Mampu Wujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat."



SURABAYA -  Beberapa kursi jabatan Kodam V/Brawijaya kembali diduduki oleh Perwira baru. Selain jabatan Staf ahli, kursi jabatan Katopdam, Kasetum, Kasandidam, hingga Dandeninteldam V/Brawijaya, juga akan diisi oleh perwira baru.

Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, M. A, menyebut, pergantian beberapa kursi jabatan di Makodam saat ini, tidak hanya sebagai bentuk penyegeran Satuan saja. Namun, menurut Pangdam, pergantian tersebut, merupakan bagian dari upaya dalam mewujudkan TNI-AD yang handal dan professional.

 “Menyikapi hal tersebut, pada kesempatan ini saya berharap kepada para pejabat baru dan seluruh pimpinan Satuan, agar menyelenggarakan pembinaan Satuan secara integritaf dan berkesinambungan serta berlandaskan pada pembangunan karakter prajurit patriot bangsa yang berjiwa ksatria sejati,” jelas Mayjen Arif Rahman melalui amanat sertijab yang dibacakannya. Jumat, 23 Nopember 2018.

Serah terima jabatan di lingkungan TNI-AD, kata Pangdam, sudah menjadi suatu hal yang sering terjadi. Selain untuk kepentingan pembinaan personel dan organisasi, kata Mayjen Arif, langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk pembinaan karir prajurit secara integral.

“Bagaikan sebuah kepercayaan, sekaligus amanah. Setiap pejabat yang menduduki suatu jabatan, juga harus siap untuk di evaluasu pelaksanaannya setiap saat,” tegasnya.

Kehadira para Perwira baru di lingkungan Makodam tersebut, imbuh Pangdam, diharapkan mampu meningkatkan nama Kodam V/Brawijaya agar menjadi lebih baik, terlebih dalam meningkatkan inovasi dan kreatifitas dalam menghadapi setiap tugas yang akan datang.

“Sebentar lagi, kita akan memasuki tahun politik, atau demokrasi. Di tahun 2019 mendatang, akan digelar Pileg dan Pilpres. Dalam menghadapi perhelatan akbar itu, Kodam Brawijaya harus selalu mawas diri agar tidak sampai terseret di lingkungan politik praktis,” tegas Mayjen Arif. “Kita harus netral, sekaligus menjadi institusi yang mampu mengawal proses pelaksanaan pesta demokrasi mendatang,” tegasnya.

Perlu diketahui, beberapa daftar nama Perwira Kodam Brawijaya yang saat ini masuk dalam gerbong mutasi ialah Kolonel Inf Bernadus Robert yang sebelumnya menjabat Staf ahli Bidang Manajemen Sishanneg, telah digantikan oleh Kolonel Adam Suwarno Pangeran, S. Sos. Sedangkan, Kolonel Adam yang sebelumnya menjabat sebagai Staf ahli Bidang Ideologi Politik, kini digantikan oleh Kolonel Arh Trias Wijanarko.

Tidak hanya itu saja, gerbong mutasi tersebut juga berlaku di kursi Staf ahli Bidang Hukum dan Humaniter. Jabatan yang sebelumnya diduduki oleh Kolonel Inf Danni Koswara itu, secara resmi digantikan oleh Kolonel Inf Teddy Sudjarwo.

Di kursi Kapaldam yang sebelumnya di duduki oleh Kolonel Cpl Drs. Yeyet Komar Hidayat, kini telah digantikan oleh Letkol Cpl Moh Tadi, S. E. colonel Ctp Rukmantara, B. E yang sebelumnya menjadi Katopdam V/Brawijaya, telah digantikan oleh Kolonel Ctp Drs, Hery Sulistiyanto. Kursi Kasetum dan Kasandidam V/Brawijaya yang sebelumnya mengalami kekosongan, kini telah dijabat oleh Letkol Arm Aries Fachrurrozie dan Letkol Kav Depri Rio Saransi. Dan yang terkahir, di posisi Dandeninteldam V/Brawijaya yang sebelumnya dijabat oleh Letkol Inf Imam Wibowo, secara resmi telah digantikan oleh Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap.     (Pendam v)

Rabu, 21 November 2018

KSAD Cup ke-8, Kodam V/Brawijaya Kirim Kontingen Yong Moo Do


Surabaya  -  Kontingen Yong Moo Do Kodam V/Brawijaya, secara resmi dilepas oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, M. A.
         
Rencananya, para atlet tersebut, akan mengikuti berlangsungnya kejuaraan nasional (Kejurnas) Yong Moo Do KSAD cup ke-8, yang berlangsung mulai tanggal 24-30 Nopember, di Provinsi Bali.
           
Pangdam V/Brawijaya menegaskan, selain sebagai ajang kompetisi, para atlet Yong Moo Do dari Kodam V/Brawijaya tersebut, dihimbau untuk menjadikan ajang tersebut sebagai suatu wahana peningkatan kemampuan para atlet.
           
“Karena itu, tingkat prestasi yang diraih nantinya tentu akan menjadi bagian dari penilaian hasil kinerja dari pembinaan para Komandan Satuan dalam melaksanakan tugasnya,” jelas Pangdam di sela-sela pelepasan atlet yang berlangsung di aula Makodam V/Brawijaya. Rabu, 21 Nopember 2018.
           
Tidak hanya itu saja, Mayjen Arif Rahman juga menghimbau para atlet untuk lebih meningkatkan persahabatan, serta memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan sesama prajurit TNI-AD.
           
“Tunjukkan jika Kodam V/Brawijaya sebagai kontingen yang simpati, dan mampu keluar sebagai pemenang. Junjung tinggi sportifitas,” tegas Mayjen Arif.
Selain menjaga nama baik Satuan, Pangdam V/Brawijaya juga menghimbau para atlet untuk lebih memperhatikan faktor keamanan, hingga mentaati setiap peraturan yang diberlakukan selama berlangsunya event bergengsi itu.
           
“Saya percaya, dengan dilandasi semangat, soliditas dan profesionalitas yang tinggi. Para atlet mampu mempersembahkan yang terbaik dalam event besar ini,” imbuh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, M. A, melalui amanat pelepasan atlet Yong Moo Do kontingen Kodam V/Brawijaya.  (red)

Senin, 19 November 2018

Jelang Kunjungan Presiden Ke Lamongan Danrem 082 Pimpin Apel Kesiapan Pasukan



LAMONGAN - Usai berkunjung ke Surabaya, Presiden RI, Joko Widodo dipastikan bakal menggelar kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lamongan.
         
Bahkan, kunjungan kerja yang dilakukan oleh Presiden yang akrab disapa Jokowi tersebut, bakal mendapat pengawalan ketat dari personel TNI-Polri.
         
Hal itu, ditandai dengan adanya apel pengamanan VVIP yang berlangsung di Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan. Senin, 19 Nopember 2018.
         
Apel pengamanan yang melibatkan personel TNI-Polri dan unsur-unsur terkait lainnya itu, dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ, Kolonel Arm Budi Suwanto, S. Sos.
         
Selama berlangsungnya kunjungan tersebut, rencananya Danrem 082/CPYJ selaku Komandan Satgas Pengamanan Wilayah (Dansatgas pamwil) bakal menyebar beberapa personel TNI-Polri di lokasi kunjungan berlangsung.
         
“Rencananya, Presiden RI akan berkunjung di Stikes Muhammadiyah, Lamongan.

Kunjungan itu, kita pastikan berjalan dengan aman dan lancar,” jelas Danrem.
         
Ditambahkan, Danrem, selain berkunjung ke Universitas tersebut, Presiden RI Joko Widodo juga bakal melakukan peletakan batu pertama. Peletakan batu itu, menurut Danrem, merupakan salah satu bentuk dimulainya pembangunan tower yang akan berdiri 15 lantai dan peresmian Masjid yang diberi nama Ki Bagus Hadikusumo di Universitas Muhammadiyah.


(Penerangan Brawijaya)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done