Indo Warta: Kalsel
Tampilkan postingan dengan label Kalsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalsel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2026

MTQ Kecamatan Kusan Tengah Akan Digelar Mei 2026 di Desa Api-Api

 


TANAH BUMBU — Bertempat di Desa Api-Api, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, dilaksanakan musyawarah persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Kusan Tengah, Jumat (10/04/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Babinsa Koramil 1022-02/Kusan Hilir Sertu Golkar yang mewakili Koramil dalam mendukung jalannya musyawarah.


Hasil musyawarah pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Kusan Tengah akan digelar pada minggu kedua bulan Mei 2026 di Desa Api-Api dan pembentukan panitia masih menunggu hasil koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah.


Dalam kesempatan lain, Danramil 1022-02/Kusan Hilir Lettu Inf Suratmin menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang akan digelar.


“MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan persaudaraan di tengah masyarakat. Kehadiran Babinsa dalam musyawarah ini adalah bentuk komitmen TNI untuk mendukung pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan yang bernilai positif,” ujar Danramil.


Musyawarah persiapan MTQ Tingkat Kecamatan Kusan Tengah menjadi langkah awal penting dalam memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar. Kehadiran Babinsa menunjukkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat spiritualitas sekaligus mempererat persatuan warga. (*)

Jumat, 27 Februari 2026

Kodim 1022 Tanah Bumbu Hadirkan Kebersamaan Lewat Takjil Ramadhan

 


TANAH BUMBU — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Kodim 1022/Tanah Bumbu melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil gratis kepada masyarakat pengguna jalan. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah titik jalan utama di Tanah Bumbu dan disambut antusias oleh warga.


Pembagian takjil menjadi wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan penuh berkah. Kehadiran prajurit Kodim di tengah masyarakat tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan suasana hangat dan penuh silaturahmi.


Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap rakyat.


“Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat, meringankan beban, serta mempererat kebersamaan. Kodim 1022/Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi rakyat, sekaligus menjaga persatuan dan silaturahmi,” ujar Dandim.


Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.


Kegiatan berlangsung tertib, penuh keakraban, dan disambut hangat oleh masyarakat. Kehadiran jajaran Kodim 1022/Tanah Bumbu di jalan raya menjadi simbol nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. (*)

Minggu, 22 Februari 2026

Kodim 1022 Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Pembinaan Generasi Muda Lewat Perjusami

 


TANAH BUMBU — Kodim 1022/Tanah Bumbu menggelar Upacara Pembukaan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (Perjusami) bagi siswa-siswi SMK dan SMA dalam wadah Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) IV Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu. Sabtu (21/02/2026)


Perjusami Korps Kadet Republik Indonesia menjadi ajang pembinaan generasi muda untuk menanamkan nilai kedisiplinan, cinta tanah air, serta semangat kebersamaan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat karakter pelajar agar siap menghadapi tantangan masa depan dengan jiwa nasionalisme yang kokoh.


Dalam amanatnya, Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan pentingnya kegiatan Perjusami sebagai sarana pembinaan generasi muda.


“Perjusami bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi wadah untuk menumbuhkan disiplin, kebersamaan, dan semangat nasionalisme. Melalui Korps Kadet Republik Indonesia, kita ingin membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi penerus bangsa. Kodim 1022/Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang membangun jiwa dan raga pelajar,” ujar Dandim.


Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan dalam membangun Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.


Upacara pembukaan berlangsung tertib, penuh semangat, dan disambut antusias oleh para peserta. Kehadiran Dandim bersama jajaran Kodim 1022/Tanah Bumbu menjadi simbol dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia. (*)

KKRI IV Tahun 2026 di Tanah Bumbu Bekali Peserta dengan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

 


TANAH BUMBU — Kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) IV Tahun 2026 yang diselenggarakan Kodim 1022/Tanah Bumbu berlangsung selama tiga hari dengan penuh semangat kebersamaan. Ratusan peserta dari SMA dan SMK mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat karakter, disiplin, dan jiwa nasionalisme generasi muda.


Selama kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan berupa wawasan kebangsaan dan bela negara, kepemimpinan, sosialisasi bahaya narkoba, bijak dalam bermedia sosial, materi dari Dinas Pemadam Kebakaran mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana serta materi lain yang relevan dengan pembinaan generasi muda. Materi-materi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan bangsa, menjauhi pengaruh negatif, dan memanfaatkan teknologi secara bijak.


Dalam kesempatan lain, Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa KKRI merupakan wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter.


“KKRI bukan hanya kegiatan perkemahan, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar memiliki disiplin, wawasan kebangsaan, serta kepedulian sosial. Melalui materi yang diberikan, kami ingin membekali para pelajar dengan nilai-nilai bela negara, kepemimpinan, dan kesadaran akan bahaya narkoba serta bijak dalam bermedia sosial. Kodim 1022/Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang membangun jiwa nasionalisme dan karakter generasi penerus bangsa,” ujar Dandim.


Ia menambahkan bahwa kegiatan KKRI juga menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan dalam membangun Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.


Kegiatan KKRI IV Tahun 2026 berlangsung tertib, penuh semangat, dan disambut antusias oleh para peserta. Kehadiran Dandim bersama jajaran Kodim 1022/Tanah Bumbu menjadi simbol dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kebangsaan. (*)

Jumat, 05 Desember 2025

TMMD Tanah Bumbu Berbuah Prestasi, Kodim 1022 Raih Penghargaan Ganda

 


TANAH BUMBU — Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., meraih dua penghargaan bergengsi pada pelaksanaan TMMD ke-126 Tahun Anggaran 2025, yakni Juara II Dansatgas Terbaik TMMD Tipe B dan Juara III Kategori Dansatgas LKJ. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Kodim 1022 dalam melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) secara optimal, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu. Kamis (04/12/2025).


Prestasi ini menegaskan komitmen Kodim 1022/Tanah Bumbu dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui program TMMD yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.


Dalam keterangannya, Letkol Inf Zierda Aulia Salam menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ke-126 di Tanah Bumbu, terutama kepada Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M.


“Penghargaan ini bukan hanya milik Kodim 1022, tetapi milik seluruh masyarakat Tanah Bumbu. Keberhasilan TMMD adalah hasil kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan warga yang terlibat langsung di lapangan. Kami akan terus berkomitmen memberikan yang terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim.


Ia menambahkan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kodim 1022 untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam pelaksanaan program teritorial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


Program TMMD ke-126 di Tanah Bumbu sebelumnya mendapat apresiasi karena dinilai berhasil menyelesaikan seluruh sasaran fisik, antara lain rehabilitasi rumah warga, rehabilitasi masjid, pembangunan pos kamling, pembangunan sumur bor, serta sasaran utama berupa pembangunan jalan. Selain itu, sasaran nonfisik juga berjalan baik melalui berbagai penyuluhan sosial kemasyarakatan, seperti sosialisasi KB kesehatan, sosialisasi rekrutmen TNI, hingga penyuluhan posyandu stunting.


Penghargaan ini semakin menegaskan posisi Kodim 1022/Tanah Bumbu sebagai salah satu satuan teritorial yang konsisten memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*)

Rabu, 05 November 2025

Satgas TMMD Tanbu Sukses Rehab Mushola dan Bangun Wudhu-MCK untuk Jamaah

 


Tanah Bumbu — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu telah menyelesaikan rehabilitasi Mushola Al-Istiqomah di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, dengan progres mencapai 100 persen. Pekerjaan ini merupakan bagian dari sasaran fisik tambahan TMMD yang bertujuan meningkatkan kenyamanan dan kelayakan fasilitas ibadah masyarakat. Rabu (05/11/2025)


Rehabilitasi mushola meliputi perbaikan struktur bangunan, pengecatan, pemasangan keramik, perbaikan saluran air, pemasangan kanopi teras belakang serta pembangunan tempat wudhu dan MCK. Kini, mushola tersebut tampil lebih bersih, kokoh, dan nyaman untuk digunakan oleh jamaah dalam menjalankan ibadah sehari-hari.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa rehabilitasi mushola ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kehidupan spiritual masyarakat desa.


“Kami ingin memastikan bahwa tempat ibadah di desa memiliki fasilitas yang layak dan mendukung kenyamanan jamaah. Rehabilitasi ini adalah wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat,” ujar Dansatgas.


Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga sekitar. Semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan proyek ini dengan cepat dan berkualitas.


Warga Desa Rejosari menyambut baik selesainya rehabilitasi mushola tersebut. Mereka berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama menjelang musim penghujan dan meningkatnya aktivitas ibadah. 


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya menyentuh infrastruktur besar, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk fasilitas ibadah yang layak dan bermartabat. (*)

Satgas TMMD Tanbu Bersama Warga Siapkan Penutupan TMMD ke-126 di Rejosari

 


Tanah Bumbu — Menjelang berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126, Satgas TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu bersama masyarakat Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, bergotong royong menyiapkan rangkaian acara penutupan yang akan digelar pada hari Kamis besok 6 November 2025. 


Kegiatan persiapan meliputi pembersihan lokasi, pemasangan tenda, dekorasi, serta penataan area acara. Semangat kebersamaan antara personel TNI dan warga terlihat jelas dalam setiap langkah persiapan, mencerminkan sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD. Rabu (05/11/2025)


Dansatgas TMMD ke-126 sekaligus Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa acara penutupan bukan hanya menjadi simbol berakhirnya kegiatan fisik, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


“Kami ingin penutupan TMMD ini menjadi momen kebersamaan dan rasa syukur atas capaian yang telah diraih bersama. Terima kasih kepada seluruh personel Satgas dan warga yang telah bahu membahu selama program berlangsung,” ujar Dansatgas.


Selama pelaksanaan TMMD ke-126, berbagai sasaran fisik telah berhasil diselesaikan, di antaranya pembangunan jalan sepanjang 1,245 km, rehabilitasi mushola, pembangunan MCK umum, sumur bor dan tower air, serta rumah tidak layak huni (RTLH). Selain itu, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan pelayanan kesehatan juga turut dilaksanakan.


Warga Desa Rejosari menyambut antusias persiapan acara penutupan tersebut. Mereka berharap kegiatan ini menjadi penanda keberhasilan TMMD sekaligus awal dari semangat baru dalam membangun desa secara mandiri dan berkelanjutan.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu telah membuktikan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghasilkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga dan memperkuat ikatan sosial di pedesaan. (*)

TMMD Tanbu Tuntaskan Mushola, Warga dan TNI Duduk Bersama dalam Suasana Hangat

 


Tanah Bumbu — Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti halaman Mushola Al-Istiqomah di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, saat personel Satgas TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu duduk bersantai bersama warga. Momen ini terjadi usai rampungnya proses rehabilitasi mushola yang telah selesai 100 persen. Rabu (05/11/2025)


Setelah berhari-hari bekerja bahu membahu memperbaiki fasilitas ibadah, personel TNI dan warga menikmati waktu santai dengan obrolan ringan, senyum lebar, dan tawa yang mengalir alami. Momen ini menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun hubungan emosional dan kebersamaan yang tulus antara TNI dan masyarakat.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., turut hadir dalam suasana santai tersebut dan menyampaikan rasa bangganya atas semangat gotong royong yang telah ditunjukkan oleh warga Desa Rejosari.


“Kami sangat bersyukur bisa menyelesaikan rehabilitasi mushola ini bersama warga. Momen santai seperti ini memperkuat ikatan kami dengan masyarakat, dan menjadi kenangan indah dari TMMD ke-126,” ujar Dansatgas.


Rehabilitasi Mushola Al-Istiqomah meliputi perbaikan struktur bangunan, pengecatan, pemasangan keramik, pembangunan tempat wudhu dan MCK, serta pemasangan kanopi teras belakang. Kini, mushola tampil lebih bersih dan nyaman untuk digunakan beribadah.


Warga Desa Rejosari menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada Satgas TMMD atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan. Mereka berharap mushola yang telah direhab ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan keagamaan dan menjadi pusat spiritual yang nyaman bagi jamaah.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus membuktikan bahwa pembangunan desa adalah tentang menyentuh hati, membangun kebersamaan, dan meninggalkan jejak kebaikan yang abadi. (*)


Rehabilitasi Rampung 100 Persen, Mushola Al-Istiqomah Jadi Simbol Sinergi TNI-Rakyat

 


Tanah Bumbu — Sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya proses rehabilitasi Mushola Al-Istiqomah di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, kaum mushola dan warga setempat mengundang personel Satgas TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu untuk menghadiri acara syukuran yang digelar secara sederhana namun penuh kehangatan. Kamis (06/11/2025)


Acara syukuran ini menjadi simbol kebersamaan dan ungkapan terima kasih masyarakat kepada Satgas TMMD yang telah bekerja keras memperbaiki fasilitas ibadah mereka. Rehabilitasi mushola yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak kini telah selesai 100 persen, dengan tampilan yang lebih bersih, kokoh, dan nyaman untuk digunakan beribadah.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan apresiasi atas undangan tersebut dan menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam program TMMD bukan hanya untuk membangun fisik, tetapi juga membangun hubungan sosial dan spiritual dengan masyarakat.


“Kami merasa terhormat diundang dalam acara syukuran ini. Rehabilitasi mushola adalah wujud kepedulian kami terhadap kenyamanan jamaah, dan kami bersyukur bisa berkontribusi,” ujar Dansatgas.


Acara syukuran diisi dengan doa bersama, ramah tamah, dan makan sederhana yang disiapkan oleh warga. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan menjadi bukti nyata bahwa TMMD telah mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat desa.


Warga Desa Rejosari berharap mushola yang telah direhabilitasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan ibadah dan keagamaan, serta menjadi pusat spiritual yang nyaman bagi seluruh jamaah.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga menyentuh hati dan kehidupan sosial masyarakat secara langsung.

TNI dan Warga Rejosari Gotong Royong Selesaikan Gapura TMMD Sebelum Penutupan

 


Tanah Bumbu — Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126, Satgas TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmen dan semangat tinggi dalam menyelesaikan seluruh sasaran fisik. Salah satu yang masih dikejar penyelesaiannya adalah pembangunan gapura titik nol jalan TMMD di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe. Rabu (05/11/2025)


Gapura titik nol ini merupakan simbol awal pembangunan jalan sepanjang 1,245 kilometer yang menjadi sasaran fisik utama TMMD ke-126. Meski waktu pelaksanaan tinggal satu hari menjelang penutupan, personel Satgas TMMD tetap bekerja keras agar gapura tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan berdiri kokoh sebagai penanda keberhasilan program.


Dansatgas TMMD ke-126 sekaligus Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa pembangunan gapura titik nol memiliki nilai penting secara simbolis dan historis bagi masyarakat Desa Rejosari.


“Gapura ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol dimulainya pembangunan dan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kami berusaha semaksimal mungkin menyelesaikannya sebelum penutupan,” ujar Dansatgas.


Pengerjaan gapura dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat. Meski cuaca dan waktu menjadi tantangan, semangat kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan berkualitas.


Warga Desa Rejosari turut mendukung penyelesaian gapura titik nol tersebut. Mereka berharap bangunan ini menjadi pengingat akan kerja keras dan sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu telah membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik, tetapi juga membangun semangat, kebersamaan, dan harapan baru bagi masyarakat pedesaan. (*)


Minggu, 02 November 2025

TMMD Kodim 1022/Tanbu Bangun Ulang Rumah Mbah Kamini, Tim Wasev Apresiasi Hasilnya

 


Tanah Bumbu — Momen haru dan penuh rasa syukur terpancar dari wajah Mbah Kamini, warga Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, saat rumahnya yang telah direhab oleh Satgas TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu dikunjungi langsung oleh Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI AD. Tim yang dipimpin oleh Kolonel Inf Sambas, S.A.P., meninjau langsung hasil pelaksanaan program TMMD. Minggu (02/11/2025)


Rumah Mbah Kamini sebelumnya masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kondisinya memprihatinkan, dengan dinding rapuh dan atap bocor. Melalui program TMMD, rumah tersebut dibangun ulang menjadi hunian yang kokoh, bersih, dan nyaman. Kunjungan Tim Wasev menjadi momen yang sangat mengharukan bagi Mbah Kamini, yang tak kuasa menahan air mata bahagia.


“Saya tidak menyangka rumah saya bisa sebagus ini. Terima kasih kepada TNI dan semua yang membantu. Saya sangat terharu dan bersyukur,” ucap Mbah Kamini dengan suara bergetar.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., yang turut mendampingi Tim Wasev, menyampaikan bahwa rehabilitasi rumah Mbah Kamini adalah bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program RTLH.


“Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Rumah Mbah Kamini kini sudah selesai 100 persen dikerjakan mejadi rumah layak huni dan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Dansatgas.


Tim Wasev mengecek langsung kualitas bangunan, mulai dari struktur dinding, lantai, hingga atap, serta berdialog dengan Mbah Kamini untuk mendengar langsung kesan dan harapannya. Kunjungan ini sekaligus menjadi evaluasi atas pelaksanaan program TMMD yang menyasar kebutuhan dasar warga.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menyentuh sisi kemanusiaan dan memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)

Satgas TMMD Kodim 1022/Tanbu Mulai Pengecatan Mushola dan Lanjutkan Pemasangan Kanopi

 


Tanah Bumbu — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus melanjutkan progres perehaban mushola Al-Istqomah di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe. Memasuki awal November, pekerjaan telah masuk pada tahap pengecatan bagian luar dan dalam bangunan, serta pemasangan atap kanopi di teras belakang mushola. Minggu (02/11/2025)


Pengecatan dilakukan untuk memperindah tampilan mushola sekaligus melindungi dinding dari cuaca ekstrem. Warna yang digunakan dipilih agar memberikan kesan sejuk dan nyaman bagi jamaah. Sementara itu, pemasangan atap kanopi di bagian belakang teras mushola bertujuan memperluas area kegiatan ibadah dan sosial keagamaan, serta memberikan perlindungan dari panas dan hujan.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa tahap ini merupakan bagian dari proses perehaban mushola yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat sebelum penutupan TMMD ke 126.


“Kami ingin memastikan bahwa mushola ini tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga indah dan nyaman digunakan. Pengecatan dan pemasangan kanopi adalah penyempurnaan agar fasilitas ibadah ini benar-benar siap digunakan oleh masyarakat,” ujar Dansatgas.


Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat. Semangat kebersamaan terlihat jelas dalam setiap tahapan pekerjaan, mencerminkan nilai kemanunggalan TNI dan rakyat.


Warga Desa Rejosari menyambut baik perkembangan tersebut dan berharap mushola dapat segera difungsikan kembali untuk kegiatan ibadah dan keagamaan, terutama menjelang musim penghujan.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga spiritual dan sosial, demi mewujudkan lingkungan yang sejahtera dan harmonis. (*)



Pembangunan Jalan TMMD Rejosari Masuki Tahap Pemadatan, Siring Penahan Hampir Selesai

 


Tanah Bumbu — Progres pembangunan jalan penghubung antar wilayah desa dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini, Satgas TMMD telah menyelesaikan pembangunan siring atau pondasi penahan jalan dan mulai memasuki tahap pemadatan sisi kanan dan kiri badan jalan. Minggu (02/11/2025)


Pembangunan siring yang telah hampir rampung berfungsi sebagai penguat struktur jalan sekaligus pengendali aliran air agar tidak merusak badan jalan, terutama saat musim hujan. Setelah siring hampir selesai, Satgas TMMD bersama warga melanjutkan pekerjaan dengan melakukan pemadatan tanah di sisi kanan dan kiri jalan menggunakan alat berat dan material urukan.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menjelaskan bahwa tahap pemadatan ini sangat penting untuk memastikan kekuatan dan daya tahan jalan dalam jangka panjang.


“Pemadatan sisi kanan dan kiri jalan merupakan bagian dari proses teknis yang tidak bisa dilewatkan. Ini untuk memastikan jalan yang dibangun benar-benar kokoh dan tahan terhadap cuaca serta beban kendaraan,” ujar Dansatgas.


Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan melibatkan sinergi antara personel TNI dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong terus menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap tahapan pembangunan.


Warga Desa Rejosari menyambut baik perkembangan ini. Mereka berharap jalan yang sedang dibangun dapat segera digunakan untuk memperlancar aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan mempercepat akses ke pusat pelayanan masyarakat.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah sebagai fondasi penting dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan desa. (*)


Pengerjaan RTLH Bu Dahati Masuki Tahap Pemasangan Pintu dan Kamar Utama

 


Tanah Bumbu — Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran 2 milik Bu Dahati, warga Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, terus menunjukkan progres signifikan. Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu kini telah memasuki tahap pemasangan daun pintu dan pembangunan kamar utama. Minggu (02/11/2025)


Pemasangan daun pintu dilakukan untuk melengkapi struktur rumah yang telah dibangun ulang, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuni. Sementara itu, pembangunan kamar tidur menjadi bagian dari penyempurnaan fungsi hunian agar rumah benar-benar layak huni dan sesuai kebutuhan keluarga.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa setiap tahapan pembangunan RTLH dilakukan dengan mengedepankan kualitas dan kenyamanan bagi penerima manfaat.


“Kami ingin memastikan bahwa rumah yang dibangun tidak hanya kokoh, tetapi juga fungsional dan layak untuk ditinggali. Pemasangan pintu dan pembangunan kamar adalah bagian penting dari proses itu,” ujar Dansatgas.


Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga sekitar. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan rumah Bu Dahati.


Bu Dahati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap rumah yang sedang dibangun dapat segera selesai dan memberikan kenyamanan bagi keluarganya.


“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu. Rumah ini sangat berarti bagi kami,” ucap Bu Dahati dengan penuh haru.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur umum, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan bermartabat. (*)

Sabtu, 01 November 2025

TMMD ke-126 Wujudkan Swasembada Pangan, Satgas Buka Lahan Pertanian di Rejosari

 


Tanah Bumbu — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu melaksanakan kegiatan pembukaan lahan ketahanan pangan di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe. Lokasi pembukaan lahan berada di sekitar sasaran utama TMMD, yaitu pembangunan jalan penghubung antar wilayah desa. Sabtu (01/11/2025)


Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. Lahan yang dibuka direncanakan akan dimanfaatkan untuk penanaman komoditas pangan palawija seperti jagung, singkong, ubi jalar dan kacang tanahh sesuai dengan potensi tanah dan kebutuhan lokal.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa pembukaan lahan ketahanan pangan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung swasembada pangan di tingkat desa.


“Kami tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga melalui sektor pertanian. Lahan ini akan menjadi sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi lokal,” ujar Dansatgas.


Personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong membersihkan semak, meratakan tanah, dan menyiapkan lahan agar siap tanam. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang berharap lahan tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan sehari-hari.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus membuktikan bahwa pembangunan desa mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari infrastruktur, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan masyarakat secara langsung. (*)



Sinergi TNI dan Warga, Dua Titik Sumur Bor TMMD ke-126 Resmi Rampung

 


Tanah Bumbu — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu berhasil menyelesaikan pembangunan dua titik sumur bor lengkap dengan tower penampungan air di Desa Mantewe, Kecamatan Mantewe. Pencapaian ini menjadi bagian penting dari upaya TNI dalam mendukung akses air bersih bagi masyarakat desa. Sabtu (01/11/2025)


Pembangunan sumur bor dan tower air ini dilakukan di dua lokasi strategis yang dekat dengan pemukiman warga dan fasilitas umum. Masing-masing titik dilengkapi dengan tower penampungan air yang berdiri kokoh, siap mendistribusikan air bersih untuk kebutuhan harian warga, termasuk untuk pondok pesantren dan rumah-rumah warga sekitar.


Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu prioritas dalam pelaksanaan TMMD, sejalan dengan program unggulan TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.


“Kami bersyukur dua titik sumur bor dan tower air telah selesai dibangun. Ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses air bersih yang layak,” ujar Dansatgas.


Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga, mulai dari pengeboran, pemasangan pipa, hingga pembangunan struktur tower dan tandon air. Semangat kebersamaan dan antusiasme masyarakat sangat terasa dalam setiap tahapan pekerjaan.


Warga Desa Rejosari menyambut gembira selesainya pembangunan tersebut. Mereka berharap fasilitas air bersih ini dapat segera difungsikan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, terutama di musim kemarau.


Program TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya menyentuh infrastruktur jalan dan fasilitas umum, tetapi juga kebutuhan vital seperti air bersih yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. (*)


Rabu, 22 Oktober 2025

TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu Edukasi Warga Soal Stunting dan Posyandu


TANAH BUMBU — Dalam rangkaian kegiatan non-fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126, Kodim 1022/Tanah Bumbu menggelar penyuluhan kesehatan yang mencakup pencegahan stunting, penguatan Posyandu, dan pengenalan Posbindu kepada warga Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (22/10/2025).


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang anak, serta deteksi dini penyakit tidak menular. Penyuluhan disampaikan oleh tenaga kesehatan yang bekerja sama dengan Satgas TMMD dan instansi terkait, dengan sasaran utama ibu hamil, balita, dan lansia.


Komandan Satgas TMMD, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat pedesaan.


“Kami ingin masyarakat memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini, serta memanfaatkan layanan Posyandu dan Posbindu secara optimal. Ini bagian dari upaya membangun desa yang sehat dan sejahtera,” ujar Dansatgas.


Warga tampak antusias mengikuti penyuluhan yang diisi dengan materi interaktif, pemeriksaan kesehatan ringan, dan pembagian leaflet edukatif. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara TNI dan masyarakat, memperkuat kemanunggalan dalam bidang sosial dan kesehatan.


Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Rejosari semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu dan Posbindu. Program TMMD ke-126 pun kembali menunjukkan peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di pedesaan. (*)



Minggu, 12 Oktober 2025

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu Bangun Rumah Warga dengan Semangat Gotong Royong


Tanah Bumbu - Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik di wilayah pedesaan. Salah satu sasaran utama yang tengah dikerjakan adalah rehabilitasi rumah warga, dengan progres signifikan pada tahap pendirian tiang dan pemasangan kuda-kuda rumah. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (11/10/2025).


Dengan semangat gotong royong, anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mendirikan struktur utama rumah, termasuk tiang-tiang dan segitiga atap (kuda-kuda), agar bangunan berdiri kokoh dan sesuai standar. Meski cuaca terik, semangat para prajurit dan warga tidak surut demi menyelesaikan pembangunan rumah agar segera dapat dihuni oleh penerima manfaat.


Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu.


“Melalui TMMD ini, kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Pendirian dinding rumah menandai kemajuan penting dalam proses rehabilitasi, dan kami targetkan seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal,” ujar Letkol Zierda.


Ia menambahkan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.


“Kami berharap semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa tetap terpelihara di tengah masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan TMMD ke-126 di Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan warga desa mampu menghasilkan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup. Satgas TMMD terus bekerja tanpa mengenal lelah, memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. (*)

TMMD ke-126 Kodim 1022/Tanah Bumbu Bangun Jalan Penghubung, TNI dan Warga Bersatu


Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang dilaksanakan oleh Kodim 1022/Tanah Bumbu terus menunjukkan hasil nyata di wilayah Kecamatan Mantewe. Salah satu sasaran utama yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jalan penghubung antara pemukiman warga Desa Rejosari dengan kawasan Pondok Pesantren dan Kantor Kecamatan Mantewe.


Pekerjaan fisik ini mencakup pengerasan badan jalan serta pembangunan siring batu di sisi kanan dan kiri jalan, guna memperkuat struktur dan mencegah genangan air saat musim hujan. Kegiatan berlangsung pada Minggu (12/10/2025), dengan melibatkan personel Satgas TMMD dan warga setempat.


Di lokasi, tampak truk-truk pengangkut material keluar masuk mengirimkan batu beskos. Satgas TMMD mengatur proses penimbunan dan pemerataan tanah dengan disiplin dan ketelitian tinggi. Para prajurit bekerja di bawah terik matahari, mengangkut material, menghamparkan tanah, dan menata jalur jalan agar stabil dan layak dilalui.


Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu masyarakat memperbaiki infrastruktur dasar.


“Kami ingin hasil TMMD ke-126 benar-benar dirasakan langsung oleh warga. Akses jalan yang baik akan mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Letkol Zierda.


Warga sekitar turut berpartisipasi aktif dengan membawa peralatan sederhana dan membantu proses pembangunan, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD.


Dengan terbangunnya akses jalan ini, mobilitas menuju kawasan pertanian dan tambak diharapkan semakin lancar, sehingga mendukung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Program TMMD tidak hanya memperkuat infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Sinergi yang terjalin di lapangan menjadi bukti bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama, dan TNI senantiasa hadir di tengah rakyat. (*)


Minggu, 05 Oktober 2025

TNI dan Generasi Muda Bersatu: Peringatan HUT ke-80 TNI di Tanah Bumbu


Tanah Bumbu – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung khidmat di Lapangan Makodim 1022/Tanah Bumbu, Minggu (5/10/2025). Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, prajurit TNI-Polri,satpol pp,manggal agni,pelajar, serta organisasi masyarakat setempat.


Kasdim 1022/Tanah Bumbu Mayor Inf Dedi Hariyanto bertindak sebagai inspektur upacara, mewakili Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S. Hub. Int., M.H.I. Dalam amanatnya, Mayor Dedi membacakan pesan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga kedaulatan serta memperkuat semangat gotong royong demi kemajuan Indonesia.


“TNI harus terus hadir di tengah rakyat, menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan membantu masyarakat di segala bidang,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.


Usai upacara, suasana berubah menjadi semarak dengan penampilan para juara Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) tingkat SLTP dan SLTA se-Kabupaten Tanah Bumbu. Formasi baris-berbaris yang rapi dan penuh semangat nasionalisme dari para pelajar berhasil memukau tamu undangan.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia kemudian menyerahkan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang LKBB. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakapolres Tanah Bumbu, Kasdim 1022/Tanah Bumbu, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu, dan Ketua DPRD Tanah Bumbu. sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kedisiplinan, dan kreativitas mereka. 


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda Tanah Bumbu. (&)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done